Connect With Us

Tangsel Rawan Pohon Tumbang, DLH Klaim Rutin Lakukan Pemangkasan

Rachman Deniansyah | Selasa, 9 Februari 2021 | 19:12

Tampak pohon rubuh menimpa rumah warga di Kavling PDK 11, Pondok Benda, Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Senin (8/2/2021) malam. (TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Fenomena hujan deras disertai dengan angin kencang, mengakibatkan banyak pohon di wilayah Tangerang Selatan tumbang. 

Hingga, salah satunya mengakibatkan atap rumah warga di kavling PDK 11, Pondok Benda, Pamulang, Tangerang Selatan rusak akibat tertimpa pada Senin (8/2/2021) malam. 

Setelah diselidiki, pohon petai yang diperkirakan memiliki tinggi hingga 20 meter itu, tumbang lantaran usia yang sudah tua. Sehingga akar pada pohon tersebut tak dapat lagi menahan berat pohon yang diterpa angin kencang. 

Tak hanya insiden tersebut, kejadian pohon tumbang juga terjadi di sejumlah titik lainnya. Menurut data yang dihimpun, pohon tumbang juga terjadi di kawasan Komplek Vila Melati Mas, ruas Jalan Raya Serpong, perempatan di dekat Eka Hospital dan titik lainnya. 

Menanggapi hal tersebut, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangsel mengeklaim, pihaknya telah melakukan langkah antisipasi. Salah satunya, dengan rutin melakukan pemangkasan pada pohon yang dinilai memiliki resiko tinggi. 

"Kalau antisipasi, seperti biasa saja. Kita rutin melakukan pemangkasan," ujar Kepala Seksi Pemulihan dan Pemeliharaan Lingkungan, DLH Tangsel, Anton Wibawa saat dihubungi, Selasa (9/2/2021). 

Hal itu dilakukan guna mampu meminimalisir terjadinya musibah pohon tumbang. 

Baca Juga :

"Paling kita antisipasinya ya itu oleh pemangkasan saja. Minimal mengurangi resiko. Semua pohon beresiko kalau sudah kena angin, yang sudah tua kita tebang dari pada membahayakan," imbuhnya. 

Pasalnya, ia tak menampik jika musibah tersebut tak dapat dikendalikan sepenuhnya. Sebab kejadian tersebut terjadi tanpa dapat diprediksi sebelumnya. 

"Kalau masalah tumbang itu masuknya force majeure. Kami tak bisa memprediksi apalagi oleh angin kencang," tuturnya. 

Namun, kata Anton, untuk tahun ini pihaknya mengalami kendala dalam proses pemangkasan tersebut. 

"Rutin, hanya mungkin di tahun ini ada sedikit kendala teknis, terkait masalah anggaran yang belum turun," ungkapnya. 

Untuk itu, sejauh ini pemangkasan rutin dilakukan hanya untuk sejumlah titik yang menjadi prioritasnya. Meski sudah banyak permohonan yang diajukan masyarakat ke Dinas Lingkungan Hidup. 

"Surat masuk permintaan pemangkasan sudah banyak. Paling ada waiting listnya. Jadi kita lakukan untuk prioritas dulu aja. Yang urgent ya di tempat yang menjadi lalu lalang masyarakat, yang mobilitasnya tinggi," terangnya. 

Atas kondisi demikian, Anton mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati lagi, terlebih jika terjadi angin kencang. 

"Imbauannya mungkin untuk masyarakat dalam situasi seperti ini, saya minta tolong kalau seandainya nanti ada hujan deras, kemudian angin kencang, ya hindari dekat  pohon. Atau kalau mobil, ya jangan parkir sembarangan di bawah pohon," imbaunya. (RED/RAC)

KAB. TANGERANG
Pemkab Tangerang Kumpulkan Rp1 Miliar Donasi Korban Bencana NTT

Pemkab Tangerang Kumpulkan Rp1 Miliar Donasi Korban Bencana NTT

Rabu, 9 September 2026 | 20:22

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mengumpulkan donasi sebesar Rp1 miliar untuk korban bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) dari hasil penggalangan dana pada Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayahnya.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

BANTEN
Dua Aset Banten Dilirik Perusahaan Konstruksi, Tertarik Suntik Dana Hampir Rp1 Triliun

Dua Aset Banten Dilirik Perusahaan Konstruksi, Tertarik Suntik Dana Hampir Rp1 Triliun

Rabu, 9 September 2026 | 20:13

PT Sasmaya Media Integrasi, perusahan penyedia solusi teknologi dan konstruksi tertarik menginvestasikan dana senilai hampir Rp1 triliun ke aset daerah Provinsi Banten.

NASIONAL
Srikandi PLN Jangkau 1.422 Pelajar dan Mahasiswa Lewat Program Edukasi Energi

Srikandi PLN Jangkau 1.422 Pelajar dan Mahasiswa Lewat Program Edukasi Energi

Selasa, 8 September 2026 | 08:20

Sebanyak 1.422 siswa dan mahasiswa telah mengikuti program Srikandi Goes to School & Campus yang dijalankan PT PLN (Persero) melalui Srikandi PLN hingga semester I 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill