Connect With Us

Kasus Pemalsuan Surat Tanah, Eks Lurah di Tangerang Selatan Ternyata Tak Ditahan 

Rachman Deniansyah | Sabtu, 27 Maret 2021 | 12:56

| Dibaca : 11667

Pelapor kasus pemalsuan surat tanah, Cahyono, saat menunjukkan bukti suratnya. (TangerangNews / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Pemalsuan dokumen tanah yang melibatkan Lurah Baktijaya, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan M Ocin dan mantan pelaksana tugas (plt) Lurah Baktijaya Darmo Bandoro, semakin rumit.

 

Pasalnya setelah ditahan Kepolisian, kini Ocin dan Darmo justru ditetapkan oleh hakim hanya menjadi tahanan kota. 

 

"Terdapat kejanggalan mengenai tahanan kota yang diberikan kepada Ocin dan Darmo," kata kuasa hukum ahli waris Cahyono, Sabtu (27/3/2021). 

 

Cahyono mengatakan, berdasarkan hasil resume medis yang dia terima dari dokter.  Tersangka sebelumnya diizinkan berobat lantaran sakit saat ditahan di Polres Tangsel. Atas alasan sakit itulah, ia diberikan izin untuk meninggalkan tahanan selama satu hari. Tapi setelah itu sudah bebas lagi. 

 

"Hanya satu hari sehingga tidak layak tersangka Ocin menerima untuk menjadi tahanan kota. Lalu pada saat persidangan hakim membahas topik di luar subtansi persidangan bukan pada pokok dakwaan," ujarnya. 

 

Pembahasan di luar substansi itulah, kata Cahyono, yang membuat hakim tidak mengungkap bukti yang diserahkan pelapor pada saat melapor di Kepolisian atau penyidikan.

 

"Dari sini jelas pihak Kepolisian dan Kejaksaan jelas sudah menyatakan Ocin dan Darmo sebagai tersangka, dan sudah P21," ungkapnya.

 

Untuk proses peralihan Ocin dan Darmo dari tahanan rutan menjadi tahanan kota, tambah Cahyono,  saat persidangan berjalan. Kedua terdakwa menjadi tahanan kota dengan alasan pertimbangan kesehatan yang kurang tepat.

 

Sebelumnya diberitakan, Lurah dan Mantan Pelaksana Tugas (Plt) Lurah Baktijaya, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan terseret kasus pemalsuan surat tanah. 

 

Keduanya dilaporkan atas kasus pemalsuan otentik surat pertanahan yang berlokasi di wilayah Kelurahan Baktijaya, Setu, Tangsel.

 

Ia dilaporkan sejak tahun 2017 silam. Keduanya memalsukan surat kepemilikan bidang tanah seluas 1,312 hektare atau 13.120 meter persegi, atas nama Rain Gepeng.

KOTA TANGERANG
Proyek PT Lippo Group Tewaskan Bocah 6 Tahun di Cibodas Tangerang

Proyek PT Lippo Group Tewaskan Bocah 6 Tahun di Cibodas Tangerang

Kamis, 27 Januari 2022 | 21:11

TANGERANGNEWS.com-Kubangan bekas galian PT Lippo Group di Kampung Sangereng, Kelurahan Panunggangan Barat, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang mengakibatkan korban jiwa

HIBURAN
Rayakan Imlek dengan Paket Dinner di JHL Solitaire Gading Serpong

Rayakan Imlek dengan Paket Dinner di JHL Solitaire Gading Serpong

Rabu, 26 Januari 2022 | 16:04

TANGERANGNEWS.com-JHL Solitaire dan Royal 8 Chinese Restaurant menyediakan Chinese New Year Dinner untuk merayakan Imlek di Tahun Macan Air ini bersama keluarga dan teman-teman, pada tanggal 31 Januari 2022

BANTEN
Banten Ikut Sumbang dari 90,4 Persen Kasus Covid-19 dalam Sepekan

Banten Ikut Sumbang dari 90,4 Persen Kasus Covid-19 dalam Sepekan

Kamis, 27 Januari 2022 | 23:12

TANGERANGNEWS.com -- Juru Bicara Nasional Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyampaikan, DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat menyumbangkan sebesar 90,4 persen penambahan kasus positif dalam sepekan terakhir

BISNIS
Bumbu Ini Bikin Masak Kari Jepang Lebih Praktis

Bumbu Ini Bikin Masak Kari Jepang Lebih Praktis

Rabu, 26 Januari 2022 | 13:31

TANGERANGNEWS.com-Masakan Jepang telah menjamur di Indonesia. Namun masyarakat lebih sering menyantapnya di restoran atau rumah makan, dibanding memasak sendiri. Pasalnya

"Ambil Lompatan Keyakinan dan Mulailah Tahun Baru yang menakjubkan ini dengan rasa percaya"

Sarah Brightman