Nike PHK Massal Lagi, Ribuan Karyawan Terancam Dipangkas
Jumat, 24 April 2026 | 12:32
Perusahaan perlengkapan olahraga Nike kembali melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 1.400 karyawan di berbagai wilayah operasinya.
TANGERANGNEWS.com-Penangkapan pria berinisial AJ sebagai terduga teroris sempat menggegerkan warga Jalan Cirendeu Indah IV, Cirendeu, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan.
Penangkapan yang dilakukan pada Senin (29/3/2021) sekitar pukul 11.00 WIB itu, membuat warga sekitar, khususnya tetangga AJ terkejut.
Pasalnya, AJ yang diketahui berprofesi sebagai pengemudi ojek online (ojol) itu dikenal sebagai pribadi yang baik.
Seperti yang dituturkan salah satu tetangganya, Ficky, 46 saat ditemui di lokasi.
"Baik orangnya, ribut-ribut atau apa gitu enggak pernah," ujar Ficky, Selasa (30/3/2021).
Baca Juga :
Ia tak menyangka jika AJ yang kerap menyapa dirinya itu diduga terlibat jaringan terorisme.
Ficky merasa terkejut saat AJ diciduk oleh sejumlah orang berpakaian preman dan diduga sebagai teroris.
"Mungkin ikut-ikut kumpul-kumpul agama gitu. Ya orangnya sih agamais. Tapi kan belum pasti, enggak berarti juga," katanya.
Selama AJ tinggal di komplek kontrakan tersebut, ia tak pernah membuat onar. Ia tinggal bersama seorang ibu dan dua orang anaknya.
"Orangnya baik, sering bergaul. Dia (AJ) anaknya dua," imbuhnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, AJ diciduk sekitar pukul 11.00.WIB. Ia menjadi satu dari empat terduga teroris yang berhasil diamankan jajaran Polda Metro Jaya, Senin (29/3/2021).
AJ diciduk di kontrakannya. Tetangganya menyebut bahwa ia ditangkap ketika tertidur pulas.
Selain AJ, polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, mulai dari senjata tajam menyerupai samurai, delapan buah ketapel, hingga baju dan atribut bergambar Habib Rizieq Syihab. (RAZ/RAC)
Perusahaan perlengkapan olahraga Nike kembali melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 1.400 karyawan di berbagai wilayah operasinya.
TODAY TAGPemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyiapkan langkah penanganan menyeluruh untuk mengatasi persoalan banjir di Kawasan Melati Mas, Kecamatan Serpong Utara.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang berhasil mengamankan secara fisik lahan aset negara berupa eks SDN Rawa Bokor seluas 1.580 meter persegi dalam operasi eksekusi yang dilakukan pada Jumat sore 24 April 2016).
Seiring dengan perkembangan desain arsitektur dan interior yang semakin dinamis, kebutuhan akan elemen pendukung ruang pun ikut mengalami perubahan. Ruang kini tidak lagi bersifat statis, melainkan terus bertransformasi mengikuti fungsi
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews