Connect With Us

Bikin Merinding, Begini Kondisi Kediaman Munarman di Pamulang

Rachman Deniansyah | Selasa, 27 April 2021 | 20:37

Polisi berjaga ketat di kediaman Mantan Sekretaris Front Pembela Islam (FPI) Munarman di kawasan Perumahan Modern Hill, Pondok Cabe Udik, Pamulang. (TangerangNews / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Mantan Sekretaris dan Juru Bicara Front Pembela Islam (FPI) ditangkap tim Datasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri di kediamannya yang terletak di kawasan Perumahan Modern Hill, Pondok Cabe Udik, Pamulang, Tangerang Selatan, Selasa (27/4/2021) petang.

 

Penangkapan tersebut disebut berkaitan dengan adanya kontribusi Munarman terhadap jaringan terorisme di tanah air. 

 

Penangkapan tersebut pun sontak membuat warga sekitar heboh dan mempertanyakan kebenarannya. 

 

Ketua Rukun Warga (RW) setempat, Rudy menuturkan, saat ini kediaman tempat Munarman ditangkap, masih dalam penjagaan petugas. 

 

Menurutnya hingga kini, rumah yang terletak di Klaster Lembah Pinus RT 1 RW 13, masih terdapat sejumlah petugas yang berjaga di sekitar lokasi penangkapan.

"Masih ramai, sampai dengan saat ini (sekitar pukul 19.20 WIB). Ramai banget, masih banyak dari Densus 88 sama dari Brimob," tutur Rudy kepada awak media. 

 

"Kelihatannya masih ada, tadi ditinggal sama pak RT masih ada di lokasi. Tamunya masih banyak," imbuhnya. 

 

Rudy menceritakan selama tinggal di wilayahnya, Munarman dikenal sebagai pribadi yang baik. Ia juga kerap bersosialisasi dengan warga sekitar. 

 

"Iya biasa-biasa saja. Salat berjamaah di masjid. Dia enggak pernah mengganggu kegiatan kemasyarakatan, keagamaan, enggak ada sama sekali. Namun, hanya berperan sebagai jamaah, sebagai warga saja. Kalau ada kegiatan apa-apa ya dia ikut sumbang," pungkasnya. 

 

Sementara itu pantauan TangerangNews.com di lokasi, akses gerbang Komplek Lembah Pinus dijaga ketat petugas kemanan lingkungan. 

 

Tidak dapat sembarangan orang yang dapat diizinkan masuk, termasuk awak media dilarang untuk masuk meliputnya. 

 

Terlihat pula sejumlah warga yang masuk ke dalam perumahan, tidak mengetahui informasi penangkapan tersebut. Sejumlah warga menanyakan kepada petugas keamanan setempat.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

PROPERTI
Rayakan 50 Tahun, Summarecon Awards 2026 Apresiasi Mitra di Balik Pertumbuhan Penjualan 27%

Rayakan 50 Tahun, Summarecon Awards 2026 Apresiasi Mitra di Balik Pertumbuhan Penjualan 27%

Sabtu, 14 Februari 2026 | 13:47

Menandai perjalanan panjang menuju usia emas 50 tahun, PT Summarecon Agung Tbk kembali menggelar ajang penghargaan bergengsi Summarecon Awards 2026.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

NASIONAL
Sopir Truk Protes Pembatasan Operasional Lebaran 2026, Khawatir Kehilangan Penghasilan

Sopir Truk Protes Pembatasan Operasional Lebaran 2026, Khawatir Kehilangan Penghasilan

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:17

Rencana pembatasan operasional angkutan barang selama periode Lebaran 2026 memicu kegelisahan di kalangan sopir truk logistik, khususnya pengemudi kendaraan sumbu tiga yang mengangkut barang non-sembako.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill