Fenomena Sarjana Pengangguran
Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:50
Lagu lama berulang kembali, pengangguran dari gelar sarjana semakin banyak. Realitasnya gelar sarjana ternyata bukan jaminan seseorang akan terhindar dari ancaman pengangguran.
TANGERANGNEWS.com- Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora), Kota Tangerang Selatan (Tangsel) E Wiwi Martawijaya yang keluar dari gedung Kejaksaan Negeri setempat langsung dikerubungi wartawan, Selasa, 22 Juni 2021.
Dia diduga diperiksa terkait kasus penyelewengan dana hibah KONI 2019.
Namun, dirinya enggan beberapa kali ditanya seputar kasus tersebut. "Malas saya banyak yang goreng-goreng," kata Wiwi. Kendati demikian, awak media masih berusaha memberondong Wiwi dengan sejumlah pertanyaan.
Tiba-tiba saja, Wiwi bertanya kepada rekan-rekan media. "Mana namanya si Yudi babeh. Gua sikat nih sekarang," ujar Wiwi dengan mengepalkan tangannya.
Namun, Wiwi rupanya tak mengenal sang wartawan yang dia tanyakan. Karena Yudi adalah wartawan yang sedari awal sudah berjalan bersamanya persis di samping dirinya. “Saya Pak,” jawab Yudi kepada Wiwi.
Baca Juga :
Lantas Wiwi terkejut, dia langsung mengepalkan tangan dan diduga nyaris memukul Yudi.
Sikap arogan tersebut membuat Yudi juga terkejut. Karena diduga Yudi tidak siap juga menerima reaksi Wiwi.
"Galak amat pak," timpal Yudi. "Emang galak," sahut Wiwi. Namun, Wiwi diduga sadar sedang tersorot kamera, sehingga Wiwi pun merangkul Yudi seraya tersenyum.
Usai insiden itu terjadi, Wiwi dan Yudi pun terlibat perdebatan terkait pemberitaan yang menjadi dianggap Wiwi tanpa mengkonfirmasi.
Hingga tak lama kemudian, Wiwi yang tetap ditanya seputar kasus itu oleh awak media lain tak menggubrisnya seraya meninggalkan awak media dan langsung masuk ke mobil dinasnya. (RED/RAC)
View this post on Instagram
Lagu lama berulang kembali, pengangguran dari gelar sarjana semakin banyak. Realitasnya gelar sarjana ternyata bukan jaminan seseorang akan terhindar dari ancaman pengangguran.
TODAY TAGPT PLN (Persero) mempercepat pemulihan sistem kelistrikan di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), setelah gempa bumi berkekuatan M7,7 terjadi pada Sabtu, 15 Agustus 2026, pagi.
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews