Connect With Us

Waspada Cuaca Ekstrem, 35 Titik Lokasi di Tangsel Rawan Bencana

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 21 September 2022 | 20:41

Kepala Pelaksana BPBD Tangsel Uci Sanusi saat berada di lokasi terjadinya kebakaran, Rabu (31/7/2019). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mewaspadai 35 titik lokasi rawan bencana ketika musim cuaca ekstrem saat ini. 

"Kita masih mengacu pada data terdahulu, ada 35 titik lokasi rawan bencana yang mesti kami waspadai," jelas Uci Sanusi, Kepala Pelaksana BPBD Tangsel, Rabu, 21 September 2022. 

Uci mengatakan, 35 titik lokasi rawan bencana adalah kejadian bencana alam yang diakibatkan faktor cuaca seperti banjir dan tanah longsor. 

Adapun untuk titik lokasi banjir yang paling banyak terjadi di wilayah Kecamatan Pondok Aren, seperti perumahan Pondok Maharta, Kampung Bulak, Pondok Kacang Prima.

"Untuk wilayah rawan longsor itu di wilayah Kecamatan Setu, Serpong, Pamulang dan di wilayah Ciputat Timur itu wilayah Cirendeu," ungkapnya. 

Baca Juga :

Uci mengaku, pihaknya terus meningkatkan layanan ketanggapdaruratan dengan memaksimalkan seluruh sumber daya dan kapasitas kesiapsiagaan para petugas lapangan.

"Setiap ada perubahan cuaca kita siaga dan waspada terus.dua hari ini kita lakukan penguatan kapasitas relawan. Kita juga membentuk kelurahan tanguh bencana ada 16 kelurahan," katanya. 

Sementara untuk peralatan kesiapsiagaan kata Uci, saat ini terus dilakukan penambahan termasuk jumlah perahu karet yang saat ini berjumlah 9 unit ditambah peningkatan jumlah personel dan relawan yang siap membantu masyarakat 24 jam. 

"Kalau tenda, tidak ada peningkatan, sejauh ini masyarakat lebih memilih stay di rumah. Tenda-tenda kita agak besar, sulit pemasangan di sekitar rawan banjir. Perahu ada 12, tapi yang bisa digunakan 9, ada beberapa tidak berfungsi seperti bocor," pungkasnya.

OPINI
Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Rabu, 7 Oktober 2026 | 20:25

Bagi sebagian besar orang, dunia akademik dan politik adalah dua kutub yang berbeda. Yang satu adalah menara gading tempat para pemikir memburu kebenaran, sementara yang lain adalah arena berlumpur tempat kekuasaan diperebutkan.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

KAB. TANGERANG
Eks Kasatpol PP Tangerang Mangkir Pemeriksaan Polisi, Kuasa Hukum Minta Penjadwalan Ulang

Eks Kasatpol PP Tangerang Mangkir Pemeriksaan Polisi, Kuasa Hukum Minta Penjadwalan Ulang

Kamis, 8 Oktober 2026 | 20:46

Eks Kasatpol PP Kabupaten Tangerang, Ana Supriyatna meminta penjadwalan ulang pemeriksaan yang dilakukan oleh Polda Banten atas dugaan kasus pelecehan seksual

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill