Connect With Us

Tiap Jual Gas 12 Kg, Pengoplos Elpiji di Pamulang Tangsel Raup Untung Rp110 Ribu

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 28 September 2022 | 15:57

| Dibaca : 115

Pihak kepolisian saat ungkap kasus pengoplosan gas di Kelurahan Pamulang Timur, Kecamatan Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel). (Kompas.com / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Pihak kepolisian menangkap dua tersangka berinisial MS, 50, dan S, 33, selaku pengoplos gas atau elpiji ukuran 3 kilogram (kg) dengan elpiji nonsubsidi ukuran 12 kg di Kelurahan Pamulang Timur, Kecamatan Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel).

Kapolres Tangsel AKBP Sarly Sollu menyebutkan, tersangka melakukan aksinya untuk mencari keuntungan. 

"Bisa dikatakan motif keuntungan karena kan pasti dengan harga yang di pasaran, dia memperoleh keuntungan," ujarnya dilansir dari Kompas.com pada Rabu, 28 September 2022. 

Kapolres menjelaskan, harga elpiji subsidi ukuran 3 kg saat ini berkisar Rp22 ribu - Rp25 ribu.

Untuk mengoplos elpiji ke tabung gas nonsubsidi ukuran 12 kg, dibutuhkan sekitar empat tabung gas ukuran 3 kg. 

Sehingga, modal yang dibutuhkan tersangka sekitar Rp88 ribu - Rp100 ribu untuk mengoplos elpiji 3 kg ke tabung gas 12 kg. 

Baca juga: Lama Beroperasi, Tempat Pengoplosan Gas Elpiji di Tangsel Digerebek Polisi

"Jadi keuntungan yang dia raup bisa lebih besar, kalau memang tabung 12 kilogram itu harganya Rp 210.000," jelas Sarly. 

Keuntungan yang diraup tersangka sekitar Rp110 ribu -Rp122 ribu dari tiap penjualan gas oplosan ukuran 12 kg. 

Adapun dalam penggerebekan lokasi pengoplosan gas pada Senin, 26 September 2022, tersebut, polisi juga mengamankan barang bukti berupa 34 buah tabung gas ukuran 12 kg, 34 tabung gas 3 kg.

Selain itu, polisi juga menyita pipa regulator yang sudah dimodifikasi untuk memindahkan gas, dan 34 plastik segel.

Atas perbuatannya, kedua pelaku dipersangkakan dengan Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 tahun 2001 tentang Migas sebagaimana diubah berdasarkan Pasal 40 UU Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan atau pasal 32 ayat (2) UU Nomor 02 tahun 1981 tentang Metrologi legal. 

"Tersangka dikenakan ancaman maksimal 6 tahun pidana kurungan dan denda maksimal Rp2 miliar," pungkasnya.

TEKNO
Daftar HP yang Bisa Pakai eSIM Smartfren di Indonesia

Daftar HP yang Bisa Pakai eSIM Smartfren di Indonesia

Sabtu, 26 November 2022 | 22:37

TANGERANGNEWS.com-eSIM atau embedded SIM adalah teknologi terbaru yang membuat kartu perdana bisa dipasang di HP atau gadget lain tanpa memakai kartu fisik.

TANGSEL
Naik 6 Persen, UMK Tangsel 2023 Tunggu Keputusan Gubernur

Naik 6 Persen, UMK Tangsel 2023 Tunggu Keputusan Gubernur

Senin, 28 November 2022 | 11:23

TANGERANGNEWS.com-Upah Minimum Kota (UMK) 2023 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diusulkan naik. Hal itu termaktub dalam berita acara rapat sidang pleno dewan pengupahan yang berlangsung Minggu 27 November 2022.

KOTA TANGERANG
Polisi Selidiki Motif Wanita Bakar Diri hingga Tewas di Pondok Makmur Tangerang

Polisi Selidiki Motif Wanita Bakar Diri hingga Tewas di Pondok Makmur Tangerang

Selasa, 29 November 2022 | 10:17

TANGERANGNEWS.com-Aparat Polres Metro Tangerang Kota tengah mendalami motif wanita berinisial IYN, 41, yang bunuh diri dengan cara bakar diri di Perumahan Pondok Makmur, RT03/04, Blok A9/05, Kelurahan Gebang Raya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang

BANTEN
UMP 2023 Banten Naik 6,4 Persen jadi Rp2,6 Juta

UMP 2023 Banten Naik 6,4 Persen jadi Rp2,6 Juta

Senin, 28 November 2022 | 22:41

TANGERANGNEWS.com-Upah Minimum Provinsi (UMP) Banten tahun 2023 telah resmi naik sebesar 6,4 persen dari tahun 2022.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill