Connect With Us

Nikmatnya Menyantap Ikan Pecak Cisadane di Tangsel

Yudi Adiyatna | Minggu, 27 Agustus 2017 | 14:00

Warung Makan Pecak Duren Di Kp.Koceak, Kelurahan Kranggan, Kecamatan Setu, Tangsel. (@TangerangNews2017 / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Bagi warga Tangerang Selatan dan sekitarnya, menikmati berbagai sajian kuliner dari berbagai penjuru Nusantara bahkan mancanegara bukan lah sesuatu hal yang sulit. Pasalnya beragam pusat kuliner mewah dan lengkap banyak dibangun para pengembang demi memuaskan hasrat para pecinta kuliner.

Namun, jika anda ingin menikmati suasana menyantap makanan khas pinggiran Kota Tangsel serta sensasi makan sederhana di suasana asri dekat tepian Kali Cisadane, maka datang ke Warung Makan Pecak Duren, di Kampung Koceak, Kelurahan Kranggan, Kecamatan Setu, Tangsel adalah pilihan yang tepat.

Beragam menu tradisional dan khas disajikan di Warung Makan Pecak Duren ini. Mulai dari sayur asem, ikan pecak, ayam goreng, perkedel udang hingga aneka lalapan seperti jengkol dan petai siap disajikan, tak lupa sambal khas cabai mentah yang jadi andalan warung makan ini. BACA JUGA : Masakan Sunda yang Memanjakan Lidah di Festival Kuliner Serpong

Ibu Arsini, 63, yang akrab dipanggil Sini,  Pemilik Warung Pecak Duren ketika ditemui TangerangNews.com, Minggu (27/8/2017) mengatakan, sebagian besar pengunjung yang datang ke warung makannya tersebut ingin menyantap gurihnya Ikan Pecak  buatannya.Apalagi Ikan Pecak yang disajikan adalah Ikan Rancak, ikan khas yang diambil langsung dari Kali Cisadane.

"Ya rata-rata pada kesini nyarinya Ikan Pecak, kalo lagi rame sehari bisa habis sampe 30kg ikan," ujarnya.

Menu Ikan Pecak sendiri sebetulnya amatlah sederhana, beragam jenis Ikan seperti Ikan Nila, Gurame, Mas, dan Rancak dihidangkan dengan cara digoreng, lalu disajikan secara terpisah dengan kuah pecak yang menyegarkan.

Anda hanya tinggal mengguyur ikan gorengnya tersebut dengan kuah pecak, lalu menyantapnya dengan sepiring nasi hangat.

"Kuah Ikan pecak mah isinya  jahe, bawang, terasi, cabe, tomat, kemiri, kencur, yang sebagian digoreng baru diseduh air panas," ungkap Sini.

Menu Ikan Pecak Khas Warung Makan Pecak Duren.

Menu Ikan Pecak Khas Warung Makan Pecak Duren.

Seporsi Ikan Pecak Ranca sendiri dijual seharga Rp15 ribu saja, tergantung besar dan jenis ikan. Ditambah dengan berbagai menu lainnya, dijamin membuat anda betah berlama-lama di warung pecak duren ini, sambil menikmati sejuknya suasana dan jauh dari kebisingan kota. BACA JUGA : Hotel Shantika Premiere ICE BSD Gelar Festival Kuliner Banten

Warung Pecak Duren sendiri buka tiap hari dari Jam 08.00 hingga pukul 17.00 WIB, untuk menjangkau warung makan tersebut anda cukup searching melalui aplikasi Google Maps. Lokasinya yang melewati perkampungan warga juga membuat anda mudah untuk menanyakan lokasi rumah makan tersebut.

" Saya kepengen di datangi Bu Airin ( Wali Kota Tangsel), kalo pejabat lurah-lurah bahkan artis udah sering ke sini. Saya pengen bener masakin buat Bu Airin," harapnya.(RAZ)

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

BISNIS
YesssCredit Tawarkan Bunga Mulai 0% hingga Gratis Cicilan Lewat Roadshow di Tangerang

YesssCredit Tawarkan Bunga Mulai 0% hingga Gratis Cicilan Lewat Roadshow di Tangerang

Selasa, 3 November 2026 | 17:57

YesssCredit, perusahaan pembiayaan berizin yang telah diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menawarkan program pembiayaan yang mudah kepada masyarakat Tangerang dalam roadshow perdana di Tangcity Mall.

SPORT
Persiapan PON 2028, Pelatih Panahan Berkuda se-Indonesia Dapat Pembekalan di Tangerang

Persiapan PON 2028, Pelatih Panahan Berkuda se-Indonesia Dapat Pembekalan di Tangerang

Rabu, 4 November 2026 | 19:08

Puluhan pelatih cabang olahraga (Cabor) panahan berkuda atau horseback archery yang berasal dari 38 Provinsi di Indonesia mendapatkan training camp dari pelatih kepala Némethy Horseback Archery Academy di Hungaria, Christoph Némethy.

OPINI
Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Jumat, 6 November 2026 | 16:22

Empat bulan lebih karhutla melanda hutan Indonesia. Titik api pun tidak kunjung hilang walau pejuang damkar terus berupaya padamkan bara. Tidak sedikit api menyambar rumah warga, hingga mengungsi ke wilayah amhan walau harus kehilangan hunian mereka.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill