Connect With Us

Sapta Pesona, Kunci Tingkatkan Wisatawan di Kampung Bekelir

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 12 Maret 2018 | 17:00

Puluhan masyarakat dan penggiat wisata Kota Tangerang mengikuti pelatihan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di 10 destinasi wisata Provinsi Banten, salah satunya di Kampung Bekelir, Kota Tangerang, Senin (12/3/2018). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Puluhan masyarakat dan penggiat wisata Kota Tangerang mengikuti pelatihan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di 10 destinasi wisata Provinsi Banten, salah satunya di Kampung Bekelir, Kota Tangerang, Senin (12/3/2018).

Lurah Babakan Abu Sofiyan mengatakan, materi pada kegiatan pelatihan pengembangan SDM tersebut mengenai Sapta Pesona. Menurutnya, Sapta Pesona adalah kunci untuk meningkatkan kunjungan wisatawan.

"Sapta Pesona itu meliputi aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah, dan kenangan," ujarnya saat ditemui TangerangNews.com, Senin (12/3/2018).

BACA JUGA:

Abu menjelaskan, para penggiat wisata terutama masyarakat yang tinggal di daerah destinasi wisata harus menerapkan Sapta Pesona jika ingin menciptakan destinasi wisata yang layak dikunjungi.

"Kalau aman kan di suatu tempat destinasi wisata seperti Kampung Bekelir harus terjaga keamanannya. Tertib kan teratur. Lingkungan harus bersih. Sejuk ya harus sejuk hati dan pikiran. Indah dilihat. Seperti itu masyarakat harus ramah," kata Abu.

"Kita berharap masyarakat bisa memahami itu, sehingga wisatawan lokal maupun mancanegara bisa datang berkunjung," tambah Abu.

Selepas kegiatan ini, kata Abu, masyarakat dan penggiat wisata Kampung Bekelir akan disiapkan pembentukan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).

"Bulan April akan dibentuk yang terdiri dari masyarakat dan pengelola wisata di Kampung Bekelir," tuturnya.

Kasie pengembangan SDM Wisata Dinas Pariwisata Provinsi Banten Rochaendi menambahkan, melalui program tersebut bisa memberikan kontinuitas semangat pengelola wisata agar menjaga aset yang sudah dikenal sesuai dengan kaidah Sapta Pesona.

"Sebuah destinasi dapat bertahan karena SDM-nya, sehebat apapun konten dan daya tarik wisata jika SDM tidak menjaganya sesuai dengan Sapta Pesona maka tidak akan bertahan lama," jelasnya.(RAZ/RGI)

HIBURAN
Wilsen Willim Hadirkan Koleksi Busana Imlek 2026 Timeless di Pendopo Alam Sutera, Cocok Digunakan Harian

Wilsen Willim Hadirkan Koleksi Busana Imlek 2026 Timeless di Pendopo Alam Sutera, Cocok Digunakan Harian

Minggu, 8 Februari 2026 | 20:20

Menyambut Tahun Baru Imlek 2026, dunia fesyen tanah air kembali diramaikan dengan gebrakan inovatif yang memadukan tradisi dan gaya hidup modern.

PROPERTI
Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Kamis, 5 Februari 2026 | 07:29

PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) menyepakati penjajakan awal kerja sama pengembangan jalur MRT Koridor Timur-Barat rute Kembangan- Balaraja dengan PT MRT Jakarta (Perseroda).

KAB. TANGERANG
Jelang Imlek, Warga Tionghoa Bersih-bersih Vihara Caga Sasana Panongan

Jelang Imlek, Warga Tionghoa Bersih-bersih Vihara Caga Sasana Panongan

Minggu, 8 Februari 2026 | 19:50

Jelang tahun baru Imlek 2577 Kongzli, puluhan warga keturunan etnis Tionghoa di Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, melakukan bersih-bersih di Vihara Caga Sasana, pada Minggu 8 Februari 2026.

OPINI
Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:24

Alih-alih memberantas prostitusi dan peredaran miras, negara justru berposisi sebagai pengatur lokasi dan tata kelolanya. Maksiat tidak dihapus, hanya dipindahkan dan dilegalkan secara administratif.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill