Connect With Us

UMT Kukuhkan Puluhan Jurnalis Beasiswa Kelas Wartawan Kuliah S1

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 20 September 2022 | 19:37

Rektor UMT Ahmad Amarullah saat memakaikan almamater UMT kepada salah satu jurnalis dalam pengukuhan dan peluncuran program beasiswa Kelas Wartawan, Selasa, 20 September 2022. (Achmad Irfan Fauzi / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) mengukuhkan puluhan jurnalis untuk memulai kuliah jenjang S1 dalam program beasiswa Kelas Wartawan.

Peluncuran program Kelas Wartawan tersebut digelar di Aula Jenderal Sudirman, Gedung UMT Pusat, Cikokol, Selasa, 20 September 2022.

Adapun program Kelas Wartawan UMT ini merupakan hasil kerja sama antara UMT dengan Pokja Wartawan Harian Tangerang Raya (WHTR).

Sebanyak 40 mahasiswa baru yang berasal dari kalangan jurnalis se-Tangerang pun berkuliah di UMT dengan program beasiswa berupa potongan 50 persen biaya perkuliahan. 

Para wartawan tersebut kini telah resmi menjadi mahasiswa baru jenjang S1 pada Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UMT.

Rektor UMT Ahmad Amarullah mengatakan, program Kelas Wartawan UMT dengan beasiswa sebesar 50 persen potongan biaya perkuliahan ini merupakan wujud kepedulian UMT dalam berkontribusi memajukan daerah. 

"Para jurnalis perlu diberikan pendidikan yang baik agar semakin berkembang dan maju dalam menunaikan tugas-tugas jurnalistik, sehingga dapat berperan pada pembangunan daerah," ujarnya.

Baca Juga :

Melalui dunia akademis, katanya, diharapkan para jurnalis mampu menyajikan fakta berita secara ilmiah berdasarkan keilmuan yang mumpuni.

"Kami menghargai peran media penting dalam perkembangan UMT hingga seperti sekarang. Untuk itu sebagai bentuk penghargaan, kami memberikan beasiswa ini," ucapnya.

Wakil Ketua Pokja WHTR Hendra Wibisana mengucapkan terima kasih kepada UMT atas kesempatan yang telah diberikan kepada wartawan melalui program Kelas Wartawan, sehingga bisa kuliah dengan beasiswa.

"Semangat kami ingin meningkatkan kualitas wartawan di era digital dan mendorong peran media pada pembangunan daerah yang berkemajuan," ungkapnya.

Sekretaris Daerah Kota Tangerang Herman Suwarman juga menyampaikan apresiasi kepada UMT atas program beasiswa bagi wartawan ini.

Menurut dia, Pemkot Tangerang telah menyediakan beasiswa sarjana yang diperuntukkan bagi warga kurang mampu, tetapi memang belum tersosialisasikan dengan baik.

"Kami berharap wartawan dapat mengenyam pendidikan ini dengan baik dan menjadi sarjana semuanya. Program ini selaras dengan Pemkot Tangerang berupaya mencerdaskan warga," pungkasnya.

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

NASIONAL
PLN Dukung PSEL Kota Bekasi, Sampah Ditargetkan Diolah Jadi Listrik untuk 55 Ribu Rumah

PLN Dukung PSEL Kota Bekasi, Sampah Ditargetkan Diolah Jadi Listrik untuk 55 Ribu Rumah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 14:13

PT PLN (Persero) mendukung pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kota Bekasi. Hal tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Sponsors Agreement dan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBL)

TANGSEL
Diam-diam Menderita Diabetes, Dokter Imbau 8 Kelompok Ini Perlu Rutin Cek Gula Darah

Diam-diam Menderita Diabetes, Dokter Imbau 8 Kelompok Ini Perlu Rutin Cek Gula Darah

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:11

Merasa sehat bukan berarti kadar gula darah dalam tubuh berada dalam kondisi normal. Diabetes melitus dapat berkembang perlahan tanpa menimbulkan keluhan sehingga sering kali diabaikan.

OPINI
Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:31

Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill