Connect With Us

UKM di Sekitar Bandara Soekarno-Hatta Diguyur Rp810 Juta

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 25 September 2019 | 12:17

PT Angkasa Pura II (Persero) melalui Kantor Cabang Soekarno-Hatta menyalurkan dana bantuan dalam program bina lingkungan, kepada para Usaha Kecil Menengah (UKM) yang jadi mitra binaan, Rabu (25/9/2019). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com—PT Angkasa Pura II (Persero) melalui Kantor Cabang Soekarno-Hatta menyalurkan dana bantuan dalam program bina lingkungan, kepada para Usaha Kecil Menengah (UKM) yang jadi mitra binaan, Rabu (25/9/2019).

Penyaluran dana bantuan yang sudah memasuki tahap ketiga pada tahun 2019 ini berlangsung di Rumah Kreatif, Gedung Community Center, Neglasari, Kota Tangerang.

Secara simbolis, Direktur Keuangan Angkasa Pura II Bayu Rafisukmawan menyerahkan berkas kontrak kerjasama dana bantuan sebesar Rp810 juta kepada 27 mitra binaan.

Bayu mengatakan, penyaluran dana bantuan ini untuk mendorong bisnis UKM bagi masyarakat di sekitar wilayah Bandara Soekarno-Hatta.

BACA JUGA:

"Sehingga dengan dana bantuan ini dapat menaikkan bisnis mitra binaan demi kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Menurut Bayu, hingga triwulan ketiga dalam program bina lingkungan ini, pihaknya telah menyalurkan dana bantuan sebesar Rp2 miliar 245 juta kepada 70 mitra binaan. 

"Harapan kami dengan adanya pinjaman dana program kemitraan ini, dapat membantu mitra binaan dalam menjalankan usahanya dengan tenang tanpa adanya kekhawatiran akan besarnya cicilan pinjaman," katanya.

Dana Mitra Usaha milik Angkasa Pura II ini pun, sudah dinikmati Nafsuh, warga Kresek Kabupaten Tangerang yang ternyata sudah mendapatkan pinjaman lunak tersebut sejak 2011. 

Awalnya, dia mendapatkan pinjaman sebesar Rp10 juta yang diperuntukan untuk warung sembako di rumahnya. Lalu, dua tahun kemudian ketika lunas mendapatkan suntikan dana segar lagi sebesar Rp15 juta.

"Ketika lunas lagi, lanjut Rp40 juta. Nah, saat itu bukan hanya mengembangkan usaha warung sembako, tapi saya bagi dua modalnya dengan membuka pabrik kecil-kecilan khusus garmen ekspor," ujar Nafsuh.

Lalu, ketika dua bulan akan lunas, dia melakukan pelunasan sekaligus untuk kemudian saat ini dia mendapatkan kucuran dana lagi sebesar Rp 80 juta. Pinjaman tersebut, lanjutnya akan dijadikan modal untuk pengembangan pabrik garmennya di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

"Warung sembakonya masih, malah semakin besar. Itu yang jaga istri, saya kembangkan usaha garmen," tuturnya.

Dia mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini, sebab bila tidak, usaha dia akan sulit berkembang.(RAZ/RGI)

TEKNO
Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Rabu, 9 September 2026 | 19:46

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.

BISNIS
Logeski Tawarkan Cara Baru Bersihkan Toilet Tanpa Perlu Banyak Menyikat

Logeski Tawarkan Cara Baru Bersihkan Toilet Tanpa Perlu Banyak Menyikat

Minggu, 13 September 2026 | 06:38

Logeski memperkenalkan Logeski Toilet Bowl Cleaner ke pasar Indonesia dengan konsep no-scrub cleaning.

PROPERTI
Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Kamis, 10 September 2026 | 14:58

Paramount Land kembali menambah pilihan area komersial dengan menghadirkan Grand Boulevard Aniva ‘The Ultimate Grande Concept’, kawasan terbaru di Aniva @ Paramount Gading Serpong yang menawarkan lebih dari 10 fitur istimewa.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill