Connect With Us

Rano Usul Polres Tangerang masuk ke Polda Banten, Ini Sikap Wali Kota

Denny Bagus Irawan | Minggu, 27 September 2015 | 14:04

Arief, Rano Karno dan Zaki (Dens Bagoes Irawan / TangerangNews)


TANGERANG-Arief R Wismansyah, Wali Kota Tangerang mengkomentari usulan Gubernur Banten Rano Karno mengenai alih komando Polres yang ada di Tangerang dari Polda Metro Jaya ke Polda Banten. Dia mengaku sudah mendengar usual Rano Karno tersebut tengah diseriusi pihak Polri.


"Saya sih ya melihatnya lebih kaya kita (Kota Tangerang) ini sebagai daerah perbatasan lebih dekat dengan Polda Metro Jaya. Jadi menurut saya lebih enak saat ini, selain itu bisa dikatakan nyaris semua warga kita juga beraktivitasnya di Jakarta," terangnya.  #Plat B Jadi A, Usul Rano Karno Ditentang


Sedangkan soal pajak atau plat B ke plat A menurut dia, sebenarnya tak banyak berpengaruh sebab selama ini memang pajaknya telah masuk ke wilayah Banten. 


"Tak ada pengaruh, tetap kan wajib pajak bayar kantornya  di Samsat di sini yang selama ini pajaknya sudah masuk ke kita.  Hanya saja memang ada bagi hasil ke Polda Metro, tetapi kalau diambil sama Polda Banten tetap sama kas daerah tetap tak ngaruh bagi hasil juga," terangnya. 

 


Arief menyampaikan, bahwa dirinya hanya melihat kepentingan koordinasi pengamanan selama ini sudah lebih dekat dengan Polda Metro Jaya.
"Kalau saya lebih senang dengan kondisi eksisting saat ini, tak perlu diubah," terangnya. #Plat B Jadi A, Usul Rano Karno Ditentang

TANGSEL
Pemkot Tangsel Berpacu dengan Waktu Bangun Venue Porprov VII Banten

Pemkot Tangsel Berpacu dengan Waktu Bangun Venue Porprov VII Banten

Kamis, 8 Oktober 2026 | 18:44

Persiapan venue pertandingan terus dikebut Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026 yang semakin dekat.

OPINI
Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Rabu, 7 Oktober 2026 | 20:25

Bagi sebagian besar orang, dunia akademik dan politik adalah dua kutub yang berbeda. Yang satu adalah menara gading tempat para pemikir memburu kebenaran, sementara yang lain adalah arena berlumpur tempat kekuasaan diperebutkan.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill