Connect With Us

Dua Tahun Lagi, 5.000 Narapidana Huni Open Camp di Ciangir

Mohamad Romli | Rabu, 11 Oktober 2017 | 15:00

Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly dan Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy secara simbolis melakukan peletakan batu pertama pada Open Camp Pemasyarakatan Ciangir, Rabu (11/10/2017). (@TangerangNews2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly secara simbolis melakukan peletakan batu pertama tanda dimulainya pembangunan Open Camp Pemasyarakatan Ciangir di Desa Ciangir, Kecamatan Legok, Kota Tangerang, Rabu (11/10/2017).

Yasonna juga melakukan penanaman pohon serta menandatangani prasasti Open Camp Ciangir tersebut, didampingi Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy, Plt Dirjen Pemasyarakatan Kemenhumham Ma'mun, Wakil Bupati Tangerang Hermansyah serta Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov DKI Jakarta Saefullah.

BACA JUGA : Pembangunan Lapas di CIangir, Pemkab Tangerang Belum Diajak Pembahasan

Dikatakannya, Open Camp Ciangir yang direncanakan sejak tahun 2006 tersebut akan menampung 5.000 narapidana dari berbagai lembaga pemasyarakatan (lapas) di Jawa, sebagai tempat pemukiman pemasyaratan menjelang para narapidana tersebut menghirup udara bebas dari kungkungan hotel predeo.

"Narapidana yang dipindahkan yang sisa hukumannya empat sampai enam bulan untuk kategori narapidana beresiko rendah, mereka yang masuk tahap asimilasi, lolos assesment dan berkelakuan baik," ujarnya.

Di lokasi seluas 30 hektar hibah dari Pemprov DKI Jakarta, Open Camp tersebut akan berdiri dengan berbagai fasilitas. Tujuan yang ingin dicapai Open Camp tersebut menjadi ruang bagi warga binaan untuk memperoleh keterampilan sebelum kembali ke tengah-tengah masyarakat. Sehingga konsep yang diusung adalah Open Camp modern berbasis industri, kreativitas dan kemandirian.

"Para narapidana tersebut akan mendapatkan pembinaan keterampilan, pertanian, perkebunan, agrowisata, kerajinan tangan, packaging dan sebagainya," tambahnya.

BACA JUGA : Mensos Beri Motivasi ke Warga Binaan Lapas Tangerang

Yasonna juga mengatakan, Open Camp merupakan terobosan untuk pemidanaan modern yang telah berhasil dibeberapa negara. Konsep ini ditekankannya lebih efektif dari pada penjara biasa.

"Open Camp Pemasyarakatan memberikan sebuah makna bahwa negara turut hadir melindungi masyarakat, dengan mereduksi unsur-unsur kejahatan melalui pembangunan kapasitas pribadi para pelanggar hukum menjadi pribadi yang lebih baik," tukasnya.

Rencananya pembangunan Open Camp tersebut akan selesai pada tahun 2019  dengan sumber pembiayaan dari APBN.(RAZ/HRU)

TEKNO
Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TANGSEL
Gantikan Toa Masjid yang Ditembak, Stafsus Menag Imbau Warga Tak Terprovokasi dan Serahkan Kasus ke Polisi

Gantikan Toa Masjid yang Ditembak, Stafsus Menag Imbau Warga Tak Terprovokasi dan Serahkan Kasus ke Polisi

Rabu, 4 November 2026 | 21:17

Staf Khusus Menteri Agama (Stafsus Menag) Gugun Gumilar turun tangan merespons insiden rusaknya pengeras suara Masjid Al-Falah di Komplek Alvita, Pondok Sawah Indah, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akibat ditembak seorang warga.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill