Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
Cilegon - Sesosok mayat tanpa identitas ditemukan tewas di dekat rel kereta api, Cibeber, Kota Cilegon. Polisi dan warga menduga Mr X adalah orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).
Mr X sebelumnya sudah dua hari belakangan terlihat mondar-mandir di permukiman warga yang tak jauh dari rel kereta api. Dari perawakannya, warga menduga bahwa orang tersebut mengalami gangguan jiwa dilihat dari pakaian yang dikenakan.

"Sekitar dua hari lalu masih lalu lalang belum terpuruk, kebiasaan di sini karena memang warga kita tidak memperdulikan hal tersebut. Iya (gangguan jiwa) tapi stabil," kata ketua RT setempat, Kohar Muzakar kepada wartawan, Selasa (8/10/2019).
Penemuan mayat tanpa identitas ditemukan oleh seorang warga sekitar, Komarudim di depan rumahnya. Ia kemudian melapor ke RT dan pihak kepolisian sekitar pukul 14.15 WIB. Tim identifikasi dari Polres Cilegon langsung mengevakuasi mayat tersebut ke RSUD Cilegon.
Baca Juga :
"Sementara berdasarkan keterangan saksi bahwa 2 hari yang lalu mondar mandir di sini Mr X yang mengenakan jaket hitam, celana jins itu sementara diduga bahwa dia orang gangguan jiwa," kata Kapolsek Cibeber AKP Muljadi.
Polisi belum menemukan tanda-tanda kekerasan dan peristiwa tabrak kereta di tubuh korban. Untuk identifikasi lebih lanjut, polisi melakukan visum di rumah sakit.
"Sementara belum ada (tanda-tanda kekerasan), nanti lebih jauh nanti tim identifikasi visum di rumah sakit," ujarnya.(RMI/HRU)
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGAksi nekat warga negara Korea Selatan (Korsel) berinisial JJ, 25, berujung jeruji besi. Ia diringkus setelah kedapatan menyelundupkan satwa liar endemik Indonesia yang disembunyikan di dalam kopernya, di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta)
Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.
Sebuah taman kota multifungsi dengan bentangan jalur sungai sepanjang 1,5 kilometer yang dikelilingi lanskap tropis rimbun kini hadir di BSD City, Tangerang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews