Connect With Us

Penyebab Ratusan Jasad Dikubur Puluhan Tahun Masih Utuh dan Wangi di Cilegon

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 20 September 2022 | 22:04

Jasad yang telah dikubur puluhan tahun masih utuh saat hendak direlokasi dari pemakaman di Cilodan, Kelurahan Gunung Sugih, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, Banten, Minggu 18 September 2022. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Ratusan jasad di pemakaman kawasan Cilodan, Kelurahan Gunung Sugih, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, Provinsi Banten, masih dalam keadaan utuh meski sudah dimakamkan puluhan tahun lalu ketika hendak dipindahkan.

Lurah Gunung Sugih Rustam Effendi mengatakan, secara historis wilayah Cilodan dahulu banyak dihuni para santri yang taat beribadah.

“Info yang saya dapat dan setelah saya telusuri, jadi orang-orang daerah Cilodan dahulunya daerah santri di situ," ungkapnya dilansir dari Suara.com, Selasa, 20 September 2022.

Taat beribadah ketika masih hidup diduga menjadi penyebab jasad-jasad tersebut masih dalam keadaan utuh dan wangi meski sudah lama dikubur. 

"Jadi kehidupannya orang-orang yang taat ibadah semua," ungkapnya.

Baca Juga :

Sementara itu, Ustaz dr. Zaidul Akbar menerangkan, bahwa umumnya manusia ketika dikuburkan akan dihancurkan jasadnya oleh Allah SWT, dan tersisa hanya tulang ekor.

“Secara normal kita kan mati dan jasad kita ini semua yang ada ini akan dimusnahkan oleh Allah, disisakan satu bagian saja yaitu tulang ekor,” ungkapnya dalam akun YouTube Sehat Sunnah.

Ia mengungkapkan, ada dua cara agar tubuh manusia senantiasa terjaga dan utuh hingga kembali dibangkitkan pada hari kiamat.

Cara pertama adalah menjadi seorang syuhada atau syahid atau meninggal di jalan Allah SWT. Kedua, meninggal dengan menjadi penghafal Al-Qur’an.

“Bagaimana caranya? Pilihannya dua. Kalau enggak mati sebagai syuhada atau syahid, matinya sebagai penghafal Al-Qur’an,” jelasnya.

NASIONAL
PPATK Siap Lacak Sumber Kekayaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

PPATK Siap Lacak Sumber Kekayaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Kamis, 16 Juli 2026 | 16:09

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyatakan siap melacak sumber aliran dana harta kekayaan eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

KAB. TANGERANG
Polresta Tangerang Larang Konvoi Usai Final Piala Dunia 2026, Warga Diminta Langsung Pulang

Polresta Tangerang Larang Konvoi Usai Final Piala Dunia 2026, Warga Diminta Langsung Pulang

Senin, 20 Juli 2026 | 01:00

Polresta Tangerang mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan konvoi maupun arak-arakan kendaraan setelah menyaksikan final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina pada Senin, 20 Juli 2026, dini hari.

SPORT
Spanyol Rebut Gelar dari Argentina, Ferran Torres Akhiri Perlawanan Tim Tango di Final Piala Dunia 2026

Spanyol Rebut Gelar dari Argentina, Ferran Torres Akhiri Perlawanan Tim Tango di Final Piala Dunia 2026

Senin, 20 Juli 2026 | 07:04

Spanyol berhasil merebut trofi Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan juara bertahan Argentina dengan skor tipis 1-0 pada laga final yang berlangsung di New Jersey, Amerika Serikat, Senin, 20 Juli 2026, dini hari WIB.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill