Sampah Malam Tahun Baru di Kabupaten Tangerang Capai 3.640 ton
Kamis, 1 Januari 2026 | 21:43
Volume sampah tahun baru di wilayah Kabupaten Tangerang diperkirakan mencapai 3.640 ton, akibat tingginya aktivitas masyarakat.
TANGERANGNEWS.com-Pameran Beli Kreatif Danau Toba yang diluncurkan Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) di Summarecon Mall Serpong (SMS) Tangerang, menampilkan berbagai macam produk fashion hingga handicraft dari kekayaan tradisi dan budaya sumatera yang bagus, keren dan menarik.
Setiap produk yang ditawarkan juga memiliki nilai yang besar dalam kemurnian budayanya, salah satunya kain ulos.

Ria, salah datu pelaku UMKM di Beli Kreatif Danau Toba Fair menjual berbagai jenis ulos, tenun dan kain tradisonal lainnya, serta aksesoris acara batak.
Pemilik brand Solu Ulos ini menjual berbagai macam produk di mulai dari harga Rp150.000 sampai Rp5.000.000 ke atas. Adapun yang membedakan kain tersebut adalah penggunaanya, serta ciri-ciri tenunnya.

“Kita membuat nama Solu Ulos yang artinya Solu adalah sampan dan Ulos itu kain atau selimut," ujarnya, Kamis (18/02/2021).

Ria hanya menjual spesialis kain asli karena bisa dipergunakan setiap saat. “Ulos ini tidak boleh putus dari sejak di kandungan seorang anak sampai kematian, itu ada nama ulos masing-masing,” katanya.

Baca Juga :
Untuk diketahui, pameran yang digelar selama 11-21 Februari 2021 ini selain untuk memperkenalkan, juga bertujuan mengembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif Danau Toba, Sumatera Utara.

Dalam masa pandemi COVID-19 para pelaku UMKM di Beli Kreatif Danau Toba Fair tetap menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker dan menyediakan hand sanitizer untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pengunjung.

Pengunjung pun diwajibkan untuk menggunakan masker saat mengunjungi pameran ini. (RAZ/RAC)
Volume sampah tahun baru di wilayah Kabupaten Tangerang diperkirakan mencapai 3.640 ton, akibat tingginya aktivitas masyarakat.
TODAY TAGPara siswa kelas 9 di Kota Tangerang tengah bersiap melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA menjelang SPMB 2026. Tentunya, sekolah dengan rekam jejak prestasi menjadi incaran.
Guru besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI) Sulistyowati Irianto mengkritisi pengesahan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) serta pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang akan efektif mulai Januari 2026
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews