Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi
Jumat, 18 September 2026 | 20:40
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TANGERANG-Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengkhawatirkan sejumlah objek vital yang ada di Kabupaten Tangerang jika sampai usulan Gubernur Banten Rano Karno soal pemindahan kuasa komando Polres di Tangerang dari Polda Metro Jaya ke Polda Banten disetujui Mabes Polri. #Rano Usul Polres Tangerang masuk ke Polda Banten, Ini Sikap Wali Kota
“Selain Bandara, juga ada PLTU di sini (Desa Kemiri). Objek vital kan itu. Selain itu secara ekonomi makro juga jual mobil semakin susah,” terang Zaki yang mengaku juga telah mendapat aduan penolakan dari masyarakat di Kabupaten Tangerang, Selasa (29/09).
Zaki mengatakan, Rano Karno juga tidak pernah mengajak kepala daerah di Tangerang untuk berkomunikasi atau membahas mengenai usulannya yang kini sedang dikaji Mabes Polri itu.
“Secara informal sih sudah, tetapi kita juga langsung menjawabnya bahwa intinya kita kepala daerah juga keberatan,” terangnya di depan Kapolda Metro Jaya Irjen (Pol) Tito Karnavian.
Zaki setuju dengan usulan berbagai elemen, jika memang ingin dimaksimalkan lebih baik ditambah Polsek yang ada di Kabupaten Tangerang.
Menurut Kapolresta Tangerang Kombes Pol Irman Sugema, memang idealnya setiap satu kecamatan memiliki Polsek.
“Saat ini hanya ada 17 Polsek dari 29 Kecamatan. Itu bagus kalau dimaksimalkan. Sedangkan total personel di Polresta Tangerang hingga saat ini hanya 1300 dari idealnya 2.000 orang,” tuntasnya.
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TODAY TAGPemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) meminta masyarakat tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan terkait penularan penyakit infeksi saluran pernapasan, Influenza A.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews