KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-PT Summarecon Agung Tbk meluncurkan perguruan tinggi Pradita Institute yang berlokasi di Jalan Gading Serpong Boulevard, Scientia Business Park, Tower I Blok 0/1, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Senin (28/8/2017).
Kampus tersebut akan mengajarkan pengalaman bisnis properti Summarecon selama 42 tahun ke dalam kurikulumnya. Sehingga para mahasiswa tidak hanya belajar terori, tapi juga ilmu yang telah diimplementasikan Summarecon dalam dunia kerja.
Adapaun program studi yang ditawarkan Pradita Institute antara Iain, S1 Arsitektur, S1 Desain Komunikasi Visual, S1 Desain Interior, S1 Perencanaan Wilayah, S1 Teknik Sipil, S1 Sistem Informasi, S1 Teknik Informatika dan S1 Pariwisata & Perhotelan. BACA JUGA : Kota Tangerang Tuan Rumah Pameran Industri Teknologi Tingkat Provinsi
“Berdirinya Pradita Institute menjadi salah satu upaya kami dalam mewujudkan visi perusahaan yaitu memenuhi tanggung jawab sosial dan juga misi mengembangkan sumber daya manusia yang berkulitas tinggi. Melalui Pradita Institute, kami akan mendharmabaktikan pengalaman selama 42 tahun dalam mengelola dan membangun bisnis properti kepada dunia pendidikan,” kata Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk, Adrianto P Adhi.
Menurut Adrianto, bedanya Pradita Institute dengan perguruan tinggi lain yakni dalam sistem pembelajarannya disupport 100 persen oleh Summarecon. Sehingga, para mahasiswa yang ingin belajar praktek, membuat project atau magang, akan dibantu sepenuhnya oleh Summarecon.
“Contohnya mahasiswa jurusan Teknik Sipil hendak belajar praktek tentang beton, tidak mesti di Lab kampus, tapi bisa juga di proyek yang sedang dikerjakan di kawasan Summarecon, baik itu apartemen atau perumahan. Selain itu, dalam aktivitas belajar mengajar nanti, mahasiswa Pradita dibimbing Iangsung oleh para SDM profesional yang bekerja di Summarecon,” katanya.
Hal ini, kata dia, merupakan upaya untuk memberikan pengetahuan kepada mahasiswa tentang apa yang akan dikerjakannya dalam dunia kerja nantinya. Pasalnya, kelemahan dalam sistem belajar di kampus saat ini yakni apa yang dipelajari kerap berbeda dengan dunia nyata. “Jadi sebelum mereka (mahasiswa) lulus, mereka sudah tau mau jadi apa,” jelas Adrianto.
Sementara Rektor Pradita Institute Prof. R Eko lndrajit mengatakan, dengan formulasi program ini, mahasiswa Pradita Institute, dari mulai semester awal akan memiliki pengalaman dan akses langsung ke dunia kerja dan industri yang diminati. BACA JUGA : Tips Maksimalkan Penggunaan Teknologi Terkini saat Traveling
“Di bulan Agustus 2017, Pradita Institute juga telah membuka penerimaan mahasiswa baru untuk tahun ajaran 2018-2019. Adapun jalur penerimaan mahasiswa baru yang disiapkan beragam, muIai dari beasiswa hingga bebas uang pangkal, jalur tes maupun jalur prestasi baik akademik maupun non akademi,” jelas Eko.(RAZ)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGEmpat bulan lebih karhutla melanda hutan Indonesia. Titik api pun tidak kunjung hilang walau pejuang damkar terus berupaya padamkan bara. Tidak sedikit api menyambar rumah warga, hingga mengungsi ke wilayah amhan walau harus kehilangan hunian mereka.
Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.
Puluhan pelatih cabang olahraga (Cabor) panahan berkuda atau horseback archery yang berasal dari 38 Provinsi di Indonesia mendapatkan training camp dari pelatih kepala Némethy Horseback Archery Academy di Hungaria, Christoph Némethy.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews