KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Hendri Hermawan Topan, 16, warga Kampung Besi Lebak, Desa Sangiang, Pamarayan, Lebak, tidak menyangka jika rencananya berkunjung ke Bekasi bersama ibu dan kakaknya berujung di RSUD Balaraja, Kamis (14/12/2017).
Hendri merupakan satu dari lima korban kecelakaan beruntun dekat Fly Over Balaraja, Jalan Raya Serang, kabupaten Tangerang, siang tadi. Kaki kanan hendri harus mendapatkan perawatan medis akibat kecelakaan tersebut.
"Tulang kakinya retak, tadi sudah dirontgen, tapi belum tahu hasilnya," ujar Ira Masnuah, ibu korban yang masih mengalami trauma akibat kejadian tersebut.
"Saya sedang duduk di warung menunggu bus jurusan Bekasi, tiba-tiba hampir tertabrak, sampai hampir ketimpa tiang warung," jelasnya.
Ira bersama dua anaknya saat itu tengah menunggu bus jurusan Bekasi yang biasa melintas di lokasi tersebut. "Saya mau ke rumah kakak, mau kondangan," tambahnya.
BACA JUGA :
Wajah Ira tampak masih trauma dengan peristiwa tersebut. "Saya panik, lagi duduk langsung lari, kalau enggak begitu enggak tahu nasib saya seperti apa," tukasnya.
Ira pun merasa bersyukur karena bersama dua buah hatinya bisa lolos dari maut.(RAZ/HRU)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGAntusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.
PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Distribusi (UID) Banten memastikan pasokan listrik tetap andal selama Danantara Housing Expo 2026 yang berlangsung di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2
Operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang dipastikan masih ditutup sementara hingga pukul 18.00 WIB, Senin 7 September 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews