Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-Hendri Hermawan Topan, 16, warga Kampung Besi Lebak, Desa Sangiang, Pamarayan, Lebak, tidak menyangka jika rencananya berkunjung ke Bekasi bersama ibu dan kakaknya berujung di RSUD Balaraja, Kamis (14/12/2017).
Hendri merupakan satu dari lima korban kecelakaan beruntun dekat Fly Over Balaraja, Jalan Raya Serang, kabupaten Tangerang, siang tadi. Kaki kanan hendri harus mendapatkan perawatan medis akibat kecelakaan tersebut.
"Tulang kakinya retak, tadi sudah dirontgen, tapi belum tahu hasilnya," ujar Ira Masnuah, ibu korban yang masih mengalami trauma akibat kejadian tersebut.
"Saya sedang duduk di warung menunggu bus jurusan Bekasi, tiba-tiba hampir tertabrak, sampai hampir ketimpa tiang warung," jelasnya.
Ira bersama dua anaknya saat itu tengah menunggu bus jurusan Bekasi yang biasa melintas di lokasi tersebut. "Saya mau ke rumah kakak, mau kondangan," tambahnya.
BACA JUGA :
Wajah Ira tampak masih trauma dengan peristiwa tersebut. "Saya panik, lagi duduk langsung lari, kalau enggak begitu enggak tahu nasib saya seperti apa," tukasnya.
Ira pun merasa bersyukur karena bersama dua buah hatinya bisa lolos dari maut.(RAZ/HRU)
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGMasuknya MA swasta ke dalam Program Sekolah Gratis sejatinya merupakan langkah yang sudah semestinya dilakukan. Madrasah Aliyah merupakan bagian dari sistem pendidikan nasional yang memiliki kontribusi besar dalam mencetak generasi berilmu
Sebagai pintu gerbang utama negara dengan mobilitas penumpang yang sangat padat, Bandara Soetta siap memanjakan para pecinta sepak bola dengan menyediakan lokasi nobar yang strategis di Smmile Center Terminal 3.
Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews