Connect With Us

Geger, Mayat Pria Tergeletak di Pasar Kemis

Mohamad Romli | Selasa, 27 Februari 2018 | 18:00

Penemuan sesosok mayat pria disebuah tanah lapang di Kelurahan Kutajaya, Perumahan Bumi Indah tahap tiga, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Selasa (27/2/2018). (@TangerangNews / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Warga  digegerkan dengan penemuan mayat sesosok pria disebuah tanah lapang di  Kelurahan Kutajaya, Perumahan Bumi Indah tahap tiga, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Selasa (27/2/2018).

Saat ditemukan, jasad pria tersebut menggunakan celana pendek beralaskan sandal.

"Posisinya telungkup dengan wajah terbenam ke air," ujar Herli, warga setempat kepada TangerangNews.com.

BACA JUGA:

Namun, ia tidak bisa menjelaskan ciri-ciri pria malang tersebut, karena saat tiba dilokasi posisi mayat sudah ditutupi oleh sarung.

"Peristiwa ditemukannya sekitar pukul 16.30  WIB. Mulutnya mengeluarkan darah dan kakinya sudah bengkak," tambahnya.

Kapolsek Pasar Kemis, Kompol Kosasih membenarkan adanya temuan mayat tersebut. Namun, dia belum bisa memberikan keterangan karena personelnya masih melakukan identifikasi dilapangan.

"Nanti kami informasikan," singkatnya.(DBI/RGI)

TANGSEL
Tiang Listrik Roboh Disertai Ledakan Timpa Rumah Warga di Pondok Aren, Diduga Gegara Proyek Galian

Tiang Listrik Roboh Disertai Ledakan Timpa Rumah Warga di Pondok Aren, Diduga Gegara Proyek Galian

Senin, 2 November 2026 | 16:43

Sebuah gardu dan tiang listrik di pinggir jalan Perumahan Taman Mangu, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, tiba-tiba mengeluarkan percikan api, meledak, hingga ambruk menimpa sebuah rumah warga, pada Minggu 1 November 2026 malam.

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

OPINI
Membaca APBN dari Tubuh Perempuan

Membaca APBN dari Tubuh Perempuan

Senin, 2 November 2026 | 17:31

Perdebatan mengenai pajak pembalut sesungguhnya bukan sekadar persoalan berapa rupiah yang harus dibayarkan perempuan ketika membeli kebutuhan menstruasi. Di balik transaksi kecil di pasar dan toko kelontong itu tersimpan persoalan besar

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill