Connect With Us

Mayat Pria Tanpa Indentitas Mengambang di Cirarab Sukadiri

Mohamad Romli | Rabu, 7 Maret 2018 | 10:00

| Dibaca : 2645

Sesosok mayat seorang pria tanpa identitas yang ditemukan mengapung di sungai Cirarab, Selasa (6/2/2018). (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Warga Desa Gintung, Sukadiri dihebohkan dengan temuan mayat seorang pria tanpa identitas yang mengapung di Sungai Cirarab, Selasa (6/2/2018).

Jenazah korban itu pertama kali ditemukan Nawin, 33, warga setempat sekitar pukul 10.30 WIB.

"Saat itu saksi sedang berada dipinggir sungai melihat mayat tersebut dalam keadaan tengkurap dan telanjang serta sudah bengkak," ujar Kapolsek Mauk, AKP Teguh Kuslantoro, Rabu (7/3/2018).

BACA JUGA:

Saksi pun kaget bukan kepalang, kemudian segera melaporkan penemuan mayat itu petugas kepolisian. "Petugas kami langsung ke lokasi dan mengangkat mayat itu dari sungai," tambahnya.

Teguh belum bisa memastikan penyebab kematian pria naas itu, meski saat ditemukan pada bagian dagu korban robek dan bagian kepala korban retak.

"Kemungkinan sudah tiga hari, karena kondisinya sudah mulai membusuk," jelasnya.

Selanjutnya jasad korban dengan ciri-ciri tinggi sekitar 160 centimeter dan usia sekitar 30 tahun itu dievakuasi ke RSUD Tangerang untuk divisum.(RAZ/RGI)

KOTA TANGERANG
Aeropolis Santuni Warga Neglasari Tangerang

Aeropolis Santuni Warga Neglasari Tangerang

Jumat, 7 Mei 2021 | 17:37

TANGERANGNEWS.com-Ramadan merupakan bulan yang penuh berkah karena mendatangkan kebaikan yang banyak

TOKOH
OJK Resmi Setujui Agus Syabarrudin Dirut Bank Banten, Ini Profilnya

OJK Resmi Setujui Agus Syabarrudin Dirut Bank Banten, Ini Profilnya

Minggu, 2 Mei 2021 | 08:00

Agus Syabarrudin secara sah kini menjadi Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk setelah Otoritas Jasa Keuangan atau OJK secara resmi menyetujui pengangkatannya melalui Surat Keputusan Dewan Komisioner OJK tertanggal 26 April 2021.

"Jangan tertipu oleh orang yang membaca Al Quran. Tapi lihatlah kepada mereka orang yang perilakunya senantiasa sesuai dengan Al Quran"

Umar bin Khattab