Connect With Us

Bayi di Tempat Sampah Gegerkan Warga Balaraja

Mohamad Romli | Selasa, 13 Maret 2018 | 17:00

Jasad yang diduga bayi ditemukan ditempat pembuangan sampah Kampung Kalanturan RT 01/02, Desa Sentul, Kecamatan Balaraja , Selasa (13/3/2018). (@TangerangNews / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Warga Kampung Kalanturan RT 01/02, Desa Sentul, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, digegerkan dengan penemuan jasad yang diduga bayi di tempat pembuangan sampah, Selasa (13/3/2018).

Acep, warga setempat kepada TangerangNews.com mengatakan, bayi tersebut ditemukan pertama kali oleh pencari barang kelontongan sekitar pukul 14.00 WIB.

"Pencari barang bekas itu kaget, lalu menginformasikan kepada pemilik warung tak jauh dari lokasi," ujarnya.

BACA JUGA:

Sontak warga pun berduyun-duyun ke lokasi untuk mengecek kebenaran informasi tersebut. Saat ditemukan, jasad bayi itu dalam kondisi mengenaskan, tubuhnya sudah membusuk dan dikerubuti lalat.

"Belum bisa dipastikan usianya, namun jenis kelaminnya laki-laki," tambahnya.

Petugas dari Polsek Balaraja yang datang ke lokasi kemudian mengevakuasi bayi malang tersebut.

Dihubungi TangerangNews.com, Kapolsek Balaraja, Kompol Wendy Andrianto belum bisa memberikan penjelasan lebih lanjut. "Nanti kami sampaikan informasinya," katanya.(RAZ/RGI)

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

BANTEN
16 Lokasi di Banten Masih Menanti Akses Listrik, PLN Targetkan Menyala Akhir Desember

16 Lokasi di Banten Masih Menanti Akses Listrik, PLN Targetkan Menyala Akhir Desember

Kamis, 8 Oktober 2026 | 11:15

Sebanyak 16 lokasi di Banten masih dalam proses pembangunan jaringan listrik perdesaan. PLN UID Banten menargetkan seluruh jaringan tersebut dapat selesai dan mulai menyala pada akhir Desember 2026.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill