Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik
Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28
BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-Kebakaran dikabarkan melanda tiga gudang di kawasan pergudangan Royal Kosambi blok B, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Rabu (11/9/2019).
Kepala Sub Bidang (Kasubid) pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang Agus Margono mengatakan, kebakaran yang menyebabkan kerugian besar itu diduga karena korsleting arus listrik.
"Kejadiannya sekitar pukul 03.00 WIB dini hari," ujarnya.

Kata Margono, saksi melihat asap dari gudang yang posisinya di tengah. Ketiga gudang itu posisinya berdampingan.
"Jadi di kawasan itu ada tiga gudang yang berdampingan. Gudang yang di tengah dari keterangan saksi sudah mengeluarkan asap hingga kemudian api semakin membesar dan mulai melahap isi gudang," katanya.
Baca Juga :
Tiga gudang itu, lanjutnya, berisi mainan, peralatan musik dan bahan-baku plastik. Api berkobar selama 8 jam.
"Sempat mengalami kesulitan (memadamkan). Kita mengerahkan lima mobil pemadam dan tangki air untuk memadamkan kobaran api," imbuhnya.

Masih kata Margono, kasus kebakaran di musim kemarau ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan.
"Ada puluhan kebakaran, di tanggal 1 September saja ada 8 laporan kebakaran dan tanggal selanjutnya ada belasan. Banyak kasus kebakaran akhir-akhir ini dan ini mayoritas akibat korsleting arus listrik," pungkasnya.(RMI/HRU)
BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.
TODAY TAGPemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memperketat mitigasi banjir sekaligus kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit seiring meningkatnya intensitas hujan di wilayahnya.
Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews