Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-Jenazah Imam, 20, warga Griya Serpong Asri blok F RT 01/05, Desa Suradita Kecamatan Cisauk, telah dimakamkan di TPU Suradita, Jumat (20/9/2019).
Imam adalah salah satu korban kecelakaan maut di tol Pejagan-Pemalang, Desa Kendayakan, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal saat akan mengantarkan jenazah Waldono, 39, ke Klaten, Kamis (19/9/2019) sekitar pukul 15.00 WIB.
BACA JUGA:
Kecelakaan itu juga turut merenggut 4 nyawa pengantar lainnya. Sementara, mobil ambulans yang digunakan pun rusak parah setelah membentur truk.
Jasad Ketua Karang Taruna di perumahan Griya Serpong Asri itu tiba di rumah duka sekitar pukul 07.00 WIB dan langsung disambut isak tangis keluarga, tetangga dan rekan.
Suasana haru pun tak terbendung setelah warga menantikan kedatangan jenazah dari rumah sakit Pemalang itu sejak Kamis (19/9/2019) sore.
"Jenazah kemudian disalatkan di masjid Arrahman usai salat Jumat," ujar Doni, warga setempat kepada TangerangNews.(MRI/RGI)
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGTahun ajaran baru 2026/2027 segera dimulai. Sebelum mengikuti kegiatan belajar mengajar di kelas, seluruh siswa baru jenjang SMP akan menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) selama lima hari.
Program sekolah gratis pada dasarnya bertujuan meringankan beban masyarakat. Akan tetapi, pelaksanaannya melibatkan berbagai sekolah dengan kondisi yang sangat beragam.
Kebakaran yang melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin akhirnya padam, setelah petugas pemadam berjibaku memadamkan api selama 10 hari sejak Selasa 30 Juni 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews