Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com-Pencapaian Pemerintah Kabupaten Tangerang dinilai berhasil oleh Guru Besar Ilmu Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Prof dr. Khasan Effendy yang berkunjung bersama 21 perwakilan Mahasiswa IPDN Angkatan IV Program Doktor Ilmu Pemerintahan (S3), saat ke Kabupaten Tangerang, Sabtu (19/10/2019).
Kunjungan dalam rangka menggelar Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN) untuk meningkatkan kopetensi tentang praktek ilmu pemerintahan bagi mahasiswa S3 IPDN itu pun disambut Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar.
Setidaknya terdapat tiga fasilitas publik yang dikunjungi delegasi dari IPDN. Mulai dari kantor Kecamatan Kelapa Dua, PDAM Tirta Kerta Raharja hingga RSUD Kabupaten Tangerang.
BACA JUGA:
Ikut menyambut dengan hangat Rudy Maesal, Sekda Kabupaten Tangerang hingga ke pendopo Bupati untuk melanjutkan seminar yang bertajuk “Tantangan Tata Kelola Pemerintahan Kabupaten Tangerang.”
Guru Besar IPDN, Prof dr. Khasan Effendy M.Pd mengatakan, capaian yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam mengimplementasikan rencana pembangunan pemerintah pusat sungguh sangat bisa dinikmati masyarakat dengan hasil yang menggembirakan.
Dirinya pun sempat menyatakan, SSDN merupakan program akademi yang wajib dilaksanakan bagi mahasiswa S3 untuk meningkatkan kopetensinya tentang praktek ilmu pemerintahan.
“Semoga dengan dilaksanakan SSDN ini dapat membawa ilmu yang bermanfaat untuk mengembangkan suatu daerah yang maju seperti Kabupaten Tangerang,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar mengucapkan terima kasih kepada seluruh civitas akademik IPDN yang telah memilih Kabupaten Tangerang sebagai tempat studi.
Dengan kunjungan tersebut, Zaki mengakui bakal menambah motivasi dan semangat bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas program penyelenggaraan pemerintahan yang bekualitas kepada masyarakat.
“Mudah-mudahan dari pertemuan ini kita dapat bertukar pengalaman dan pemikiran, guna meningkatkan mutu kinerja dalam melaksanakan tugas organisasi kepada masyarakat,” tutur Zaki. (ADV)
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGPergelangan tangan seorang pelajar berinisial AH, 15, nyaris putus setelah menjadi korban salah sasaran dalam peristiwa tawuran yang terjadi di Desa Munjul, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, Selasa 18 Agustus 2026.
Perayaan Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia di Kecamatan Curug tahun ini tidak hanya diwarnai kegiatan seremonial. Tetapi juga menjadi sarana pembinaan atlet muda melalui gelaran Paramount Petals Cup 2026.
Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews