Connect With Us

Musim Hujan, Warga Tangerang Diimbau Tidak Berteduh di Bawah Pohon

Maya Sahurina | Kamis, 14 November 2019 | 14:08

Ilustrasi Hujan. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Memasuki musim hujan yang melanda wilayah Tangerang dan sekitarnya, masyarakat diimbau untuk berhati-hati.

Pasalnya, hujan lebat disertai angin kencang pada Rabu (13/11/2019) kemarin menyebabkan puluhan pohon tumbang.

Hal itu dikatakan Kabid Diseminasi Informasi Iklim dan Kualitas Udara BMKG Pusat Harry Tirto Djatmiko, Kamis (14/11/2019).

"Ada potensi pembentukan dan pertumbuhan awan hujan yang belum rutin dan belum merata (sporada). Potensi hujan dapat dimungkinkan, terkadang lebat disertai kilat, petir dan angin kencang berdurasi singkat," ujarnya.

Harry mengingatkan masyarakat yang ingin melakukan aktivitas untuk tetap mewaspadai jalan licin dan jarak pandang yang terbatas. 

"Untuk pengendara baik roda dua maupun roda empat agar tetap berhati-hati," ucapnya.

Baca Juga :

Banyaknya pohon-pohon tumbang akibat angin kencang, masyarakat diingatkan untuk memotong bagian pohon-pohon besar dan tinggi, untuk mengurangi beban berat pada pohon. 

"Masyarakat perlu melakukan pengecekan kelistrikan baik di rumah maupun bangunan yang lainnya. Dan tidak berlindung di bawah pohon untuk menghindari adanya sambaran petir," pungkasnya.(RAZ/HRU)

BISNIS
Beli Motor Honda di Tangerang Dapat Diskon Promo Tahun Baru Sampai Rp2 Juta, Ini Rinciannya

Beli Motor Honda di Tangerang Dapat Diskon Promo Tahun Baru Sampai Rp2 Juta, Ini Rinciannya

Jumat, 9 Januari 2026 | 20:41

Promo spesial berupa potongan harga sampai Rp2 juta ini berlaku hingga akhir Januari untuk membantu konsumen memiliki motor impian dengan lebih mudah dan hemat.

TANGSEL
Bukan Buang Sampah, Benyamin Tegaskan Kerja Sama dengan Pihak Ketiga Fokus Pengolahan

Bukan Buang Sampah, Benyamin Tegaskan Kerja Sama dengan Pihak Ketiga Fokus Pengolahan

Senin, 12 Januari 2026 | 21:37

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menegaskan bahwa rencana kerja sama soal sampah dengan pihak ketiga bukan pembuangan, melainkan skema pengolahan sampah modern yang berfokus pada pengurangan residu.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill