Connect With Us

Musim Hujan, Galian Tanah di Sukadiri Dikeluhkan Warga

Maya Sahurina | Rabu, 4 Desember 2019 | 14:02

Akibat Galian tanah, jalan di Kampung Buaran Jati, Desa Buaran Jati, Kecamatan Sukadiri tertutup tanah merah dan sangat licin. (@TangerangNews / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Galian tanah di Kampung Buaran Jati, Desa Buaran Jati, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang dikeluhkan warga setempat.

Muhammad Surta, salah satu warga mengatakan, aktifitas truk galian tanah yang beroperasi sangat mengganggu karena kerap mengotori dan membuat jalan becek setiap hujan turun.

“Sekarang sudah musim penghujan,

tapi aktifitas galian tanah masih berjalan. Akibatnya jalan tertutup tanah merah dan sangat licin,”  ujarnya, Rabu (4/12/2019). 

BACA JUGA:

Menurut Surta, galian tanah itu sudah beroperasi sejak lama, namun tidak ada penindakan atau teguran tegas dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang.

"Galian tanah itu sudah sangat dalam dan sudah termasuk kategori merusak lingkungan. Pihak berwenang belum bertindak," katanya. 

Sementara itu, Sinta, salah satu pengguna Jalan Raya Jatiwaringin mengatakan, akibat adanya aktivitas galian tanah tersebut, jalan menjadi sangat licin.

“Kalau hujan licin banget. Soalnya tanah yang nutupin jalan tebel banget. Beberapa waktu lalu juga ada pengendara motor yang jatuh,” ucapnya.

Sinta berharap agar ada solusi lain dalam mengatasi galian tanah yang mengotori jalan itu.

“Kalau bisa ditertibkan, karena katanya galian tanah di Kabupaten Tangerang itu ilegal semua. Kalau tidak ditertibkan setidaknya pihak pengembang atau pengelola menyiapkan orang untuk membersihkan jalan,” pungkasnya.(RAZ/RGI)

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

BANTEN
Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Senin, 2 November 2026 | 18:33

Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bertahap yang menimpa sekitar 2.000 pekerja akibat penutupan pabrik sepatu PT Parkland World Indonesia (PWI) 6 di Kabupaten Lebak, Banten, menjadi sinyal bahaya bagi keberlangsungan iklim investasi daerah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill