Connect With Us

IPHI Kabupaten Tangerang Fasilitasi Anak Yatim Jadi Advokat

Maya Sahurina | Senin, 9 Desember 2019 | 14:17

Tampak Ketua DPC-IPHI Sukardin saat menyantuni anak-anak yatim di Kota Tangerang. (TangerangNews/2019 / Maya Sahurina)

 

TANGERANGNEWS.com-Dewan Pimpinan Cabang Ikatan Penasehat Hukum Indonesia (DPC-IPHI) Kabupaten Tangerang akan terus melakukan upaya peduli terhadap anak yatim piatu.

Dikatakan Ketua DPC-IPHI Sukardin, beragam kegiatan bersifat sosial akan dilakukan untuk membantu orang-orang kurang mampu di lingkungan sekitar agar muncul kearifan lokalnya.

"Adaptasi dan kepedulian kami juga terhadap lingkungan yang ada, kami juga ingin berbagi  dan bisa dinikmati manfaatnya oleh masyarakat sekitar," ujar Sukardin, Senin (9/12/2019).

Sukardin menegaskan, santunan dan makan bareng anak yatim seperti yang digelar pada Minggu, 8 Desember 2019, akan terus dilakukan secara rutin.

Tak hanya santunan, pihaknya akan berupaya membantu sampai ketahap pendidikan.

Baca Juga :

"Bahwa nanti kami akan berupaya mengangkat mereka, supaya memiliki skil dan kemampuan dalam bertarung hidup. Artinya dengan dia memiliki disiplin ilmu yang bagus, dia nanti bisa kuat di kehidupanya," tegasnya.

Sukardin berharap, kehadiran DPD IPHI Banten dan DPC Kabupaten Tangerang bisa membantu para anak yatim tersebut, serta memfasilitasi proses belajar sampai ke jenjang hukum.

"Kantor ini sebagai wadah penyaluran mereka, sebagai advokat jikalau mereka nanti misalkan mau jadi advokat," harapnya.

Sekretaris DPD IPHI Banten Gabriel Reong Radja mengatakan, pihaknya tengah merancang program untuk menyekolahkan para anak yatim tersebut.

"Kita berharap kita berdoa program itu cepat terlaksana, karena kami baru mulai berkantor di sini, kami pengurus ini kan baru baru dilantik ya sambil berjalan," pungkasnya.(RMI/HRU)

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

TEKNO
Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Jumat, 5 Juni 2026 | 18:50

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.

AYO! TANGERANG CERDAS
PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

Jumat, 5 Juni 2026 | 13:45

Sejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill