Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 54 pasien RS Qadr di Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang dievakuasi setelah rumah sakit itu diterjang banjir, Rabu (1/1/2020).
Bahkan, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar yang tengah meninjau beberapa wilayah yang terdampak banjir, sempat memimpin evakuasi pasien tersebut.

Satu persatu pasien dipindahkan dari dalam kamar perawatan untuk dipindahkan ke rumah sakit terdekat.
Pemindahan pasien itu menggunakan ambulans rumah sakit dan kendaraan lain, termasuk kendaraan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang.
"Seluruh pasien dipindahkan ke RSUD Kabupaten Tangerang dan RS An Nisa," ujar Zaki di lokasi.
Baca Juga :
Banjir yang melanda kawasan perumahan Islamic Village dipicu meluapnya situ Kelapa Dua. Air yang mengalir melalu kali menuju sungai Cisadane meluap menggenangi wilayah yang dilalui.
Ketinggian banjir dititik tertentu (lokasi dekat kali) dikabarkan mencapai satu meter.

Zaki mengatakan, Pemkab Tangerang telah menerjunkan personel di titik-titik lokasi terdampak banjir.
"Setiap titik sudah disiapkan dapur umum dan tempat-tempat evakuasi, baik yg di kecamatan Pagedangan, Kelapa Dua, maupun di Curug," katanya.
Banjir melanda beberapa kecamatan di Kabupaten Tangerang. Hingga saat ini, pemerintah setempat belum bisa memastikan jumlah wilayah terdampak serta jumlah kerugian akibat banjir tersebut.(RMI/HRU)
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGPeserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) perlu mengetahui bahwa tidak semua tindakan operasi dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan.
Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menaikkan tingkat aktivitas Gunung Api Anak Krakatau yang berlokasi di perairan Selat Sunda, di antara Pulau Jawa dan Sumatra, dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga).
Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews