Solusi Nikah Praktis, Ruang Mula di Tangerang Tawarkan Paket Intimate Wedding Mulai Rp40 Jutaan
Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:38
Industri pernikahan di Kota Tangerang kembali diramaikan dengan hadirnya venue pernikahan anyar.
TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 54 pasien RS Qadr di Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang dievakuasi setelah rumah sakit itu diterjang banjir, Rabu (1/1/2020).
Bahkan, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar yang tengah meninjau beberapa wilayah yang terdampak banjir, sempat memimpin evakuasi pasien tersebut.

Satu persatu pasien dipindahkan dari dalam kamar perawatan untuk dipindahkan ke rumah sakit terdekat.
Pemindahan pasien itu menggunakan ambulans rumah sakit dan kendaraan lain, termasuk kendaraan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang.
"Seluruh pasien dipindahkan ke RSUD Kabupaten Tangerang dan RS An Nisa," ujar Zaki di lokasi.
Baca Juga :
Banjir yang melanda kawasan perumahan Islamic Village dipicu meluapnya situ Kelapa Dua. Air yang mengalir melalu kali menuju sungai Cisadane meluap menggenangi wilayah yang dilalui.
Ketinggian banjir dititik tertentu (lokasi dekat kali) dikabarkan mencapai satu meter.

Zaki mengatakan, Pemkab Tangerang telah menerjunkan personel di titik-titik lokasi terdampak banjir.
"Setiap titik sudah disiapkan dapur umum dan tempat-tempat evakuasi, baik yg di kecamatan Pagedangan, Kelapa Dua, maupun di Curug," katanya.
Banjir melanda beberapa kecamatan di Kabupaten Tangerang. Hingga saat ini, pemerintah setempat belum bisa memastikan jumlah wilayah terdampak serta jumlah kerugian akibat banjir tersebut.(RMI/HRU)
Industri pernikahan di Kota Tangerang kembali diramaikan dengan hadirnya venue pernikahan anyar.
TODAY TAGARYADUTA Lippo Village, Tangerang, menghadirkan perayaan Halloween bertajuk MIDNIGHT SPELL: A Night of Music, Magic & Mystery pada Sabtu, 31 Oktober 2026.
Wacana redefinisi korupsi yang dilemparkan oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN) memicu kegaduhan baru di ruang publik. Pemerintah mengusulkan agar penegakan hukum tindak pidana korupsi bergeser mengikuti standar global
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memutusakan untuk menunda proses relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) yang biasa berjualan di badan Jalan Kiasnawi dan Jalan Ahmad Yani.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews