Connect With Us

Banjir, Pasien RS Qadr Dievakuasi

Maya Sahurina | Rabu, 1 Januari 2020 | 15:16

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar saat meninjau kondisi banjir di kawasan perumahan Islamic Village dan RS Qadr. (TangerangNews/2019 / Maya Sahurina)

 

TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 54 pasien RS Qadr di Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang dievakuasi setelah rumah sakit itu diterjang banjir, Rabu (1/1/2020).

Bahkan, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar yang tengah meninjau beberapa wilayah yang terdampak banjir, sempat memimpin evakuasi pasien tersebut.

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar saat meninjau kondisi banjir di kawasan perumahan Islamic Village dan RS Qadr.

Satu persatu pasien dipindahkan dari dalam kamar perawatan untuk dipindahkan ke rumah sakit terdekat.

Pemindahan pasien itu menggunakan ambulans rumah sakit dan kendaraan lain, termasuk kendaraan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang.

"Seluruh pasien dipindahkan ke RSUD Kabupaten Tangerang dan RS An Nisa," ujar Zaki di lokasi.

Baca Juga :

Banjir yang melanda kawasan perumahan Islamic Village dipicu meluapnya situ Kelapa Dua. Air yang mengalir melalu kali menuju sungai Cisadane meluap menggenangi wilayah yang dilalui.

Ketinggian banjir dititik tertentu (lokasi dekat kali) dikabarkan mencapai satu meter.

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar saat meninjau kondisi banjir di kawasan perumahan Islamic Village dan RS Qadr.

Zaki mengatakan, Pemkab Tangerang telah menerjunkan personel di titik-titik lokasi terdampak banjir.

"Setiap titik sudah disiapkan dapur umum dan tempat-tempat evakuasi, baik yg di kecamatan Pagedangan, Kelapa Dua, maupun di Curug," katanya.

Banjir melanda beberapa kecamatan di Kabupaten Tangerang. Hingga saat ini, pemerintah setempat belum bisa memastikan jumlah wilayah terdampak serta jumlah kerugian akibat banjir tersebut.(RMI/HRU)

OPINI
Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:24

Alih-alih memberantas prostitusi dan peredaran miras, negara justru berposisi sebagai pengatur lokasi dan tata kelolanya. Maksiat tidak dihapus, hanya dipindahkan dan dilegalkan secara administratif.

BANDARA
Cegah Kecelakaan Pesawat, Bandara Soetta Bersihkan Landasan hingga Edukasi Keselamatan

Cegah Kecelakaan Pesawat, Bandara Soetta Bersihkan Landasan hingga Edukasi Keselamatan

Kamis, 5 Februari 2026 | 21:25

Sebagai gerbang utama transportasi udara yang beroperasi 24 jam dengan kompleksitas tinggi, Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) melaksanakan rangkaian evaluasi dan penguatan sistem

KAB. TANGERANG
Belum Punya Alat Rekam Jantung, Kemenkes Bakal Salurkan ke 44 Puskesmas Tangerang

Belum Punya Alat Rekam Jantung, Kemenkes Bakal Salurkan ke 44 Puskesmas Tangerang

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:12

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia (RI) berencana memberikan bantuan berupa Elektrokardiogram (EKG), sebuah alat yang merekam aktivitas jantung guna mendeteksi gangguan kardiovaskular.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill