Hari Batik Nasional, VIVERE Hotel Gading Serpong Ajak Tamu Belajar Membatik
Jumat, 2 Oktober 2026 | 20:53
VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated Gading Serpong memperingati Hari Batik Nasional dengan menggelar “Rona Nusantara”, Jumat 2 Oktober 2026.
TANGERANGNEWS.com–Pencarian hari kedua terhadap seorang bocah, Airlangga, 10, yang tenggelam di Kali Cisadane, Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang kembali dilanjutkan tim SAR gabungan, Minggu (19/7/2020).
Puluhan personil SAR gabungan yang terdiri dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Kepolisian, TNI, PMI, masyarakat setempat hingga keluarga korban, dikerahkan guna memaksimalkan pencarian pada hari ini.
"Kami akan optimalkan pencarian pada hari ini dengan mengerahkan seluruh unsur SAR gabungan dengan alat yang ada di lapangan. Kita butuh doa serta dukungannya agar korban segera ditemukan,” ujar Hendra Sudirman, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi SAR.
Baca Juga :
Dia menambahkan, pada pagi ini tim SAR gabungan akan melakukan pencarian dengan membagi area menjadi dua.
Tim pertama menggunakan perahu karet menyisir sungai hingga sejauh tiga kilometer dari lokasi kejadian.
Lalu, tim kedua melakukan pengamatan secara visual melalui jalur darat dengan jarak dua kilometer dari lokasi kejadian.
Sebelumnya diketahui Airlangga, dikabarkan tenggelam pada sabtu (18/7) sekitar pukul 14.00 WIB di Kali Cisadane tepatnya di Desa Lebak Wangi, Sepatan Timur.
Korban bersama teman-temannya pada saat itu sedang berenang kemudian tiba-tiba korban terseret arus dan tenggelam.
Sempat dilakukan pencarian oleh warga setempat namun korban tidak kunjung ditemukan hingga akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepada pihak yang berwajib. (RAZ/RAC)
VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated Gading Serpong memperingati Hari Batik Nasional dengan menggelar “Rona Nusantara”, Jumat 2 Oktober 2026.
TODAY TAGPolresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) Tangerang mengamankan 13 warga negara (WN) Tiongkok karena diduga kuat melakukan penyalahgunaan izin tinggal keimigrasian.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews