Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan
Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TANGERANGNEWS.com–Insiden penembakan di Jalan Raya Mauk, Sepatan, Kabupaten Tangerang yang mengakibatkan Sarmanius Gulo, 23, kritis ternyata dilakukan oknum anggota TNI.
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Sugeng Hariyanto membenarkan terduga pelaku tersebut. Namun ia enggan mengungkap lebih rinci ihwal kasus penembakan itu.
Kapolres mengarahkan TangerangNews untuk melakukan konfirmasi kepada pihak Detasemen Polisi Militer (Denpom).
"Ke Dandenpom saja konfirmasinya," ujarnya, Rabu (5/8/2020).
Berdasarkan informasi, oknum anggota TNI itu telah diamankan pihak Denpom Jaya/1 Tangerang.
Baca Juga :
Sebelumnya, korban yang merupakan pemuda asal Kabupaten Nias Barat, Sumatera Utara itu ditembak di Jalan Raya Mauk, Sepatan, Kabupaten Tangerang pada Selasa (4/8/2020) pukul 20.30 WIB.
Keluarga korban, David mengatakan, korban ditembak orang tak dikenal (OTK) saat membuka jalur lalu lintas untuk menyelamatkan korban kecelakaan. Korban pun mengalami luka di bagian leher.
"Korban tertembak saat membuka jalur lalu lintas di Jalan Raya Cadas dan mengalami luka leher akibat tembakan yang keluar dari mobil," ujar David.
Menurutnya, letusan tembakan OTK ini diduga berasal dari minibus Xenia berwarna hitam dengan nomor polisi F-1810-JK.
Korban saat ini sedang menjalani perawatan di RS Polri Kramat Jati setelah sempat dibawa ke Puskesmas dan RSUD Kabupaten Tangerang. (RAZ/RAC)
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TODAY TAGPT PLN (Persero) UID Banten melalui UP3 Cikokol menggelar program PLN Goes To School di SMA Negeri 2 Kota Tangerang.
Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews