Connect With Us

Lampu Lalu Lintas Kukun Rajeg Rusak, Dishub : Segera Diperbaiki

Mohamad Romli | Rabu, 19 Agustus 2020 | 19:33

Tampak video amatir padamnya lampu merah Perempatan Kukun, di Jalan Kukun Rajeg, Kecamatan Rajeg dikeluhkan netizen, Kabupaten Tangerang, Selasa (18/8/2020). (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Kerusakan lampu pengatur lalu lintas di perempatan Kukun, Jalan Raya Kukun-Rajeg, Kecamatan Rajeg segera diperbaiki Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tangerang.

"Kami sudah mendapatkan informasi kerusakan lampu pengatur lalu lintas tersebut, dan segera kami perbaiki," ungkap Norman, Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kabupaten Tangerang saat dikonfirmasi TangerangNews, Rabu (19/8/2020).

Norman mengaku, rencana perbaikan itu sebenarnya sudah dianggarkan pada APBD 2020. Namun, karena terkendala re-focusting anggaran akibat COVID-19, rencana itu tertunda.

"Warga mohon bersabar, karena harus melalui proses administrasi," imbuhnya.

Saat ditanya waktu perbaikan, Norman memastikan akan dikerjakan dalam waktu dekat.

"Kalau tidak akhir bulan ini, paling telat awal September," pungkasnya.

Sebelumnya, kerusakan lampu pengatur lalu lintas tersebut dikeluhkan oleh masyarakat yang kerap melintas di lokasi. Sebab, nyaris setiap hari, terjadi kemacetan di area tersebut.(RMI/HRU)

TANGSEL
PMI Tangsel Catat 12 Luka dan 1 Meninggal Kecelakaan Selama Arus Mudik, Dipicu Kelelahan

PMI Tangsel Catat 12 Luka dan 1 Meninggal Kecelakaan Selama Arus Mudik, Dipicu Kelelahan

Selasa, 24 Maret 2026 | 22:37

Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melaporkan data terkini terkait insiden kecelakaan selama periode arus mudik Lebaran 1447 Hijriah.

BANDARA
Siap-Siap! Puncak Arus Balik di Bandara Soetta 28 Maret, Penumpang Diproyeksi Capai 198 Ribu

Siap-Siap! Puncak Arus Balik di Bandara Soetta 28 Maret, Penumpang Diproyeksi Capai 198 Ribu

Selasa, 24 Maret 2026 | 22:50

Setelah melayani lonjakan penumpang pada puncak arus mudik, Bandara Internasional Soekarno-Hatta kini bersiap menghadapi tantangan berikutnya.

OPINI
Idul Fitri dan Matinya Hak Berijtihad di Bawah Stempel Negara

Idul Fitri dan Matinya Hak Berijtihad di Bawah Stempel Negara

Selasa, 24 Maret 2026 | 18:37

Ramadan 1447 Hijriah (2026) baru saja membasuh spiritualitas kita, namun ia menyisakan residu kegelisahan yang melampaui urusan ibadah. Di tengah gema takbir yang bersahutan, publik disuguhi tontonan otoritas keagamaan yang tak lagi sekadar memandu

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill