Connect With Us

Ini Kronologi Pejalan Kaki Jadi Korban Tabrak Lari di Bitung

Rachman Deniansyah | Rabu, 9 September 2020 | 12:43

Korban tabrak lari di Jalan Raya Bitung saat dievakuasi ke RSUD Tangerang. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Seorang pejalan kaki menjadi korban tabrak lari di Jalan Tol Bitung KM 22, Curug, Kabupaten Tangerang, Rabu (9/9/2020) dini hari, diduga nekat menerobos jalur cepat.

Akibat insiden tersebut, pejalan kaki berjenis kelamin perempuan itu mengalami luka yang cukup parah di bagian kepala.

Insiden itu pun dibenarkan Kanit Laka Satuan Lalu Lintas Polres Tangsel Iptu Dady Arsha saat dikonfirmasi, Rabu (9/9/2020).

"Ya benar. Korban belum diketahui identitasnya," ujar Dady melalui sambungan telepon.

Baca Juga : Wanita Tanpa Identitas Jadi Korban Tabrak Lari di Tol Bitung

Dady memastikan korban tertabrak lantaran nekat menyebrang jalan tol. Insiden itu baru diketahui ketika korban dengan luka di bagian kepala tersebut ditemukan terbaring di pinggir jalan.

"KM 22 itu bukan tempat yang ramai turun naik penumpang. Jadi dia (korban) menyebrang," papar Dady.

Saat ini, korban sudah dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Tangerang untuk mendapatkan perawatan medis.

"Saya enggak tahu kondisinya, dari anggota belum cek terakhir gimana. Namanya di tol pasti luka parah juga, ya. Semoga dengan kita sebar informasi di media sosial, keluarganya bisa mengetahui," pungkasnya.(RAZ/HRU)

TEKNO
Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Jumat, 5 Juni 2026 | 18:50

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.

AYO! TANGERANG CERDAS
PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

Jumat, 5 Juni 2026 | 13:45

Sejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill