Merindukan Rumah di Bawah Naungan Syariah
Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:20
Berbagai kasus kejahatan dan kekerasan justru datang dari tempat yang seharusnya memberikan perlindungan. Baik yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri maupun orang lain.
TANGERANGNEWS.com-Satuan Lalu Lintas Polresta Tangerang memberikan bantuan tali asih untuk bayi mungil yang ditemukan warga, di dalam kardus kemasan air mineral di Kampung Kaliasin, Desa Kaliasin, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, Kamis (22/10/2020).
Kasat Lantas Polresta Tangerang AKP Roby Heri Saputra mengatakan, pihaknya tergerak untuk membantu bayi yang saat ini dirawat di Puskesmas Sukamulya.
"Mendengar kabar ada bayi yang ditemukan warga, kami tergerak. Kami menyayangkan peristiwa ini, karena bayi itu tidak berdosa," kata Roby, Sabtu (24/10/2020).
Bantuan tali asih yang diberikan diantaranya perlengkapan bayi seperti pakaian, popok, susu formula, dan perangkat untuk bayi lainnya.
Bantuan itu diserahkan ke pengurus Puskesmas yang saat ini menjaga dan merawat bayi malang itu.

Baca Juga :
Roby menambahkan, jajaran Polresta Tangerang masih menyelidiki peristiwa itu.
Dia berharap, kasus itu lekas terungkap agar dapat diketahui orang tua bayi, serta motif yang melatarbelakangi mereka membuang bayinya.
"Tentu bila sudah terungkap, harapannya agar bayi itu dapat diasuh dan dirawat keluarganya," kata Roby.
Roby melanjutkan, Satlantas Polresta Tangerang memastikan akan membantu bayi itu.
Dia juga berharap, agar si bayi dapat tumbuh dengan sehat dan dalam perawatan orang-orang yang menyayanginya.
"Bayi tentu jangan disia-siakan. Kami akan bantu dan semoga bayi itu dapat tumbuh sehat dalam asuhan orang-orang yang mencintainya," pungkasnya. (RAZ/RAC)
Berbagai kasus kejahatan dan kekerasan justru datang dari tempat yang seharusnya memberikan perlindungan. Baik yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri maupun orang lain.
TODAY TAGSejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.
Piala Dunia 2026 akan segera bergulir mulai 12 Juni 2026. Turnamen yang digelar di tiga negara, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, menjadi edisi pertama yang diikuti 48 negara peserta.
Gangguan hama di rumah maupun area bisnis bukan sekadar mengurangi kenyamanan, tetapi juga dapat menimbulkan risiko kesehatan serta merusak struktur bangunan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews