Connect With Us

Resepsionis Korban Penodongan di Gading Serpong Tangerang

Rachman Deniansyah | Jumat, 30 Oktober 2020 | 22:00

| Dibaca : 27084

Warga berbondong-bondong melihat diluar Pasca Perampokan di Giant Paramount Serpong, Gading Serpong, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Jumat (30/10/2020) (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Warga Gading Serpong, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang dihebohkan dengan aksi pria yang menodongkan senjata, Jumat (30/10/2020) sekitar pukul 19.40 WIB. 

Aksi pria berinisial SD,40, tersebut viral di sosial media. Ia menjalankan aksinya di dua tempat berbeda.  Awalnya di lokasi parkir Giant Serpong. Kedua di Hotel Fame.

"Tepatnya di Giant Gading Serpong dan Fame Hotel Gading Serpong. Pelaku menodongkan airsoft gun ke resepsionis hotel Fame. Memang terjadi adanya tindak pidana dimana yang bersangkutan melakukan penodongan dan meminta uang," ujar Kapolsek Kelapa AKP Muharram Wibisono saat di Mapolsek Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang kepada TangerangNews.com. 

Namun ia memastikan, bahwa benda yang ditodongkan itu bukanlah senjata api. 

"Ya betul untuk pelaku membawa senjata.  Namun bukan senjata api. Jadi senjata yang dibawa ini adalah airsoft gun," jelas Wibi. 

Wibi menjelaskan, warga panik ketika melihat menodongkan senjatanya itu di area parkir Supermarket.

Usai melihat kepanikan itu, pelaku langsung menuju ke Fame Hotel yang berlokasi tak jauh dari Supermarket tersebut. 

"Pelaku sempat duduk-duduk di lobi kemudian dia menargetkan resepsionis untuk dijadikan korban. Pelaku menodongkan senjata airsoft gun tersebut dengan dia meminta sejumlah uang," tuturnya. 

Atas hal itu, warga yang panik langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib. 

"Kami langsung menuju TKP dan mengamankan pelaku. Saat ini pelaku masih dalam pemeriksaan," pungkasnya.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Resepsionis Korban Penodongan di Gading Serpong Tangerang Warga Gading Serpong, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang dihebohkan dengan aksi pria yang menodongkan senjata, Jumat (30/10/2020) sekitar pukul 19.40 WIB. Aksi pria berinisial SD tersebut viral di sosial media. Ia menjalankan aksinya di dua tempat berbeda. Awalnya di parkiran Giant Gading Serpong. Kemudian kedua di Fame Hotel. "Tepatnya di Giant Gading Serpong dan Fame Hotel Gading Serpong. Pelaku menodongkan airsoft gun ke resepsionis hotel Fame. Memang terjadi adanya tindak pidana dimana yang bersangkutan melakukan penodongan dan meminta uang," ujar Kapolsek Kelapa AKP Muharram Wibisono saat di Mapolsek Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang kepada TangerangNews.com. Namun ia memastikan, bahwa benda yang ditodongkan itu bukanlah senjata api. "Ya betul untuk pelaku membawa senjata. Namun bukan senjata api. Jadi senjata yang dibawa ini adalah airsoft gun," jelas Wibi. Wibi menjelaskan, warga panik ketika melihat menodongkan senjatanya itu di area parkir Supermarket. Usai melihat kepanikan itu, pelaku langsung menuju ke Fame Hotel yang berlokasi tak jauh dari Supermarket tersebut. "Pelaku sempat duduk-duduk di lobi kemudian dia menargetkan resepsionis untuk dijadikan korban. Pelaku menodongkan senjata airsoft gun tersebut dengan dia meminta sejumlah uang," tuturnya. Atas hal itu, warga yang panik langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib. "Kami langsung menuju TKP dan mengamankan pelaku. Saat ini pelaku masih dalam pemeriksaan," pungkasnya.

A post shared by TangerangNews (@tangerangnewscom) on

OPINI
Masih adakah Sumpah Pemuda? 

Masih adakah Sumpah Pemuda? 

Kamis, 29 Oktober 2020 | 13:49

Ahmad Romadhon Abdillah

TEKNO
Kenapa Anda Harus Beralih ke Lampu LED?

Kenapa Anda Harus Beralih ke Lampu LED?

Rabu, 30 September 2020 | 13:30

TANGERANGNEWS.com-Seiring berjalannya waktu kemajuan teknologi semakin penuh inovasi, seperti lampu LED (Light-Emitting Diode) yang telah dirancang untuk bereaksi terhadap gerak dan cahaya

BANTEN
Benteng Speelwijk Jadi Saksi Kejayaan Kesultanan Banten

Benteng Speelwijk Jadi Saksi Kejayaan Kesultanan Banten

Minggu, 22 November 2020 | 12:15

TANGERANGNEWS.com—Benteng Speelwijk merupakan destinasi wisata yang telah dikenal masyarakat sebagai tempat wisata yang memiliki kaitan erat dengan masa kejayaan Belanda di Indonesia

"Putuskan Hubungan pada orang palsu untuk alasan yang benar. Bukan memutuskan orang benar dengan alasan Palsu."

Rather Aadil