VIVERE Hotel Hadirkan “Big Days, Open Doors”, Open House untuk Konsultasikan Acara Pernikahan
Senin, 21 September 2026 | 17:09
VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan open house dengan konsep berbeda melalui “Big Days, Open Doors”.
TANGERANGNEWS.com-Pihak Jasamarga angkat bicara setelah didemo sekelompok warga Desa Kadu, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, terkait penanganan banjir di Tol Bitung. Pihak Jasamarga mengaku, membutuhkan keterlibatan pemerintah daerah (pemda) dalam mengatasi persoalan banjir tersebut.
Kepala Departemen Maintenance Service Managemen Jasamarga, Danang Eko Saputro mengatakan, pihaknya telah berupaya melakukan penanganan banjir dengan mengerahkan pompa.
Namun, pihaknya terkendala tingginya intensitas hujan, sehingga pekerjaan dalam menangani banjir tersebut terhambat.
Adapun terkait tuntutan warga yang bersifat jangka pendek, Jasamarga akan memenuhinya.
BACA JUGA: Demo Lagi, Warga Desa Kadu Tangerang Tutup Akses Tol Bitung-Balaraja
"Tadi ada tuntutan beberapa poin yang disampaikan yang sifatnya penyedotan pompa, tentunya akan kita lanjutkan, termasuk tadi pemberian bantuan secara jangka pendek, ada obat-obatan maupun makanan karena memang akses warga terbatas," ujarnya, Rabu, 16 November 2022.
Sedangkan terkait tuntutan warga yang bersifat jangka panjang, pihaknya membutuhkan waktu untuk merealisasikannya.
"Seperti pembuatan gorong-gorong baru, itu pekerjaannya lumayan lama, dan prosesnya lumayan rumit secara kontruksi," katanya.
Ia melanjutkan, persoalan banjir di Tol Bitung juga perlu didiskusikan dengan pemda Kabupaten Tangerang. Sebab, diakuinya, banjir di Bitung ini bukan kesalahan Jasamarga seutuhnya. Pihaknya juga mengaku ada kesulitan untuk membuang air ke sungai atau hilir air terdekat.
LIHAT JUGA: Warga Desa Kadu Demo Pemukimannya Banjir Akibat Meluapnya Sungai di Tol Bitung
"Ini juga harus dikaji secara teknis, sebenernya air yang dari tol ini mengalirnya ke mana sih. Apakah pemda sudah menyiapkan air itu di ke manakan, sebesar apa salurannya, dan apakah pemda merawat salurannya," ungkapnya.
Jika permasalahan yang ditangani Jasamarga telah selesai, kata dia, warga bisa meminta penanganan banjir ke pemda.
"Jadi, saya berharap tentunya Jasamarga akan memberikan upaya terbaik untuk pengguna jalan tol maupun warga sekitar jalan tol," pungkasnya.
VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan open house dengan konsep berbeda melalui “Big Days, Open Doors”.
TODAY TAGUlama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.
Marah hebat, stres berat, hingga kecemasan berlebihan sering kali dianggap sebatas persoalan emosional atau psikologis biasa.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews