Connect With Us

Cari Solusi Atasi Banjir Tol Bitung, Bupati Tangerang Tak Ingin Saling Menuduh

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 18 November 2022 | 23:16

Penampakan banjir di ruas Jalan Tol Bitung tepatnya di Km 26 di Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Selasa, 15 November 2022. (Dimas Wisnu Saputra / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Banjir di pintu Tol Bitung, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, yang juga disebut berdampak pada pemukiman warga setempat masih menjadi pekerjaan rumah.

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan banjir yang terjadi di pintu keluar Tol Bitung merupakan kejadian luar biasa. Agar tidak terulang, pihaknya tengah mencari solusi agar kejadian tersebut tidak berlarut-larut.

"Banjir kemarin sangat luar biasa sekali. Kita kumpulkan seluruh stakeholder terkait penanganan banjir di Tol Bitung. Kita sama-sama berkolaborasi untuk memecahkan masalah," ujarnya seperti dilansir dari medcom, Jumat, 18 November 2022.

Menurut Zaki, banjir kemarin tidak hanya terjadi di Tol Bitung, tapi juga melanda di wilayah lain di Kabupaten Tangerang. Meski demikian, dirinya tidak akan menyalahkan instansi dari manapun terkait banjir yang terjadi berhari-hari tersebut.

"Tidak hanya terjadi di Desa Kadu, Kecamatan Curug, dan pintu keluar Tol Bitung saja, namun juga melanda wilayah lainnya. Kita tidak mau saling tuduh, saling menyalahkan tapi paling tidak langkahnya nanti konkret dan jelas agar tidak terjadi lagi di masa yang akan datang," ucapnya.

BACA JUGA: Rawan Banjir, Pakar Geologi Sebut Sungai di Tangerang Sudah Tak Mampu Tampung Air

Zaki menuturkan pihaknya telah memberikan bantuan kepada para masyarakat terdampak melalui kecamatan dan organisasi perangkat daerah (OPD) untuk membantu meringankan masyarakat. Sedangkan untuk perbaikan infrastruktur untuk meminimalisasi banjir, pihaknya belum bisa berbuat lebih karena kewenangan terbatas.

"Penanganan jangka pendek kita sepakat, akan mencoba buat sumur resapan di kawasan pemukiman yang sedang terkena banjir. Jadi kita masing-masing bekerja saling membantu untuk meminimalisir daerah rawan banjir ini. Mudah-mudahan 2023 bisa segera dikerjakan," jelasnya.

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWS C2), Bambang menuturkan, pihaknya segera melakukan langkah-langkah yang nanti langsung masuk ke masalah banjir. 

"Kita harus duduk bersama untuk menyelesaikan permasalahan banjir ini, karena ini permasalahan bukan hanya pada hulu dan hilirnya yang harus kita benahi. Kami pun sangat mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Tangerang mau menuntaskan masalah banjir ini," kata Bambang.

 Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah, menjelaskan ada masukan permohonan dari warga untuk pembuatan saluran atau sumur-sumur resapan di beberapa titik di lokasi-lokasi banjir di Desa Kadu yang selanjutnya akan menjadi fokus Pemerintah Kabupaten Tangerang.

"Jasa Marga dan MMS dan juga Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane sesuai kewenangannya, paling tidak, mereka bisa bekerja secara simultan dengan Pemerintahan Kabupaten Tangerang untuk meminimalisir, baik jangka pendek dan jangka panjangnya," jelas Iwan.

SPORT
Paramount Petals Cup 2026 Jadi Ajang Pembinaan Atlet Muda Curug 

Paramount Petals Cup 2026 Jadi Ajang Pembinaan Atlet Muda Curug 

Kamis, 13 Agustus 2026 | 10:13

Perayaan Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia di Kecamatan Curug tahun ini tidak hanya diwarnai kegiatan seremonial. Tetapi juga menjadi sarana pembinaan atlet muda melalui gelaran Paramount Petals Cup 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KAB. TANGERANG
Pria di Kosambi Diciduk Polisi Jual 1.346 Butir Tramadol dan Eximer

Pria di Kosambi Diciduk Polisi Jual 1.346 Butir Tramadol dan Eximer

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:36

Polisi mengamankan seorang pria berinisial CF, 25, yang diduga menjual obat keras daftar G di kawasan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill