Connect With Us

Jalan GJA-Teuku Umar Tangerang Ditutup, Lalu lintas Dialihkan ke Sini

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 11 September 2017 | 19:00

Peta pengalihan Jalan GJA-Teuku Umar. (@TangerangNews2017 / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Jalan GJA, sebrang Pemancingan Haji Aten Sutan, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, ditutup untuk finalisasi pembangunan Jembatan Teuku Umar. Penutupan berlangsung selama sebulan, mulai 16 September 2017, pukul 01.00 WIB hingga 15 Oktober 2017, pukul 00.00 WIB.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Saepul Rohman mengatakan, penutupan dilakukan karena Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Tangerang akan melakukan peninggian badan Jalan GJA - Teuku Umar sepanjang kurang lebih 200 meter.

“Jadi ditutup rencananya satu bulan, tapi kalau pekerjaan bisa lebih cepat, ya akan dibuka lebih cepat,” ungkapnya. BACA JUGA : Percepat Proyek Jalan Mookervart, Wakil Wali Kota Temui Langsung Pimpinan Perusahaan

Selama penutupan jalan tersebut, Dishub bersama dengan Polres Metro Tangerang Kota melakukan rekayasa lalu lintas. Ada beberapa jalur alternatif pengalihan arus lalu lintas yang telah disiapkan.

1. Jalan alternatif yang dapat digunakan bagi lalu lintas kendaraan dari arah Bandara, Jalan Daan Mogot, Sudirman, Tangcity yang melintas Cikokol menuju ke Jalan Imam Bonjol (LIPPO Karawaci, Palem Semi, Perumnas, arah simpang Shinta, arah Simpang Gerendeng, adalah sebagai berikut :

-Bagi kendaraan mobil penumpang, angkot dan sepeda motor diiarahkan melalui jalan MH Thamrin selanjutnya berputar arah di U-Turn Argo Pantes/Transmart melintas ke arah Jembatan Lim Soei Liong/Jalan Baru menuju ke Jalan Imam Bonjol atau via tol Jakarta – Merak. Sementara Bagi kendaraan sejenis Bus dan Truk diiarahkan via tol Jakarta – Merak.

2. Jalan Alternatif yang dapat digunakan bagi lalu lintas kendaraan dari arah Grendeng yang melintas Simpang Teuku Umar menuju ke Jalan Imam Bonjol (Kavling Pemda/ Palem Semi/Lippo Karawaci) adalah sebagai berikut:

-Bagi kendaraan mobil penumpang, angkot dan sepeda motor diiarahkan melalui Jalan/Jembatan Teuku Umar ke Jalan MH Thamrin, selanjutnya berputar arah di U-Turn Argo Pantes/Transmart melintas ke arah Jembatan Lim Soei Liong/Jalan Baru menuju ke Jalan Imam Bonjol atau via tol Jakarta – Merak.

-Bagi kendaraan sejenis  Bus dan Truk diarahkan melalui jalan/jembatan Teuku Umar ke Jalan MH, Thamrin selanjutnya via tol Jakarta – Merak.

3. Jalan Alternatif yang dapat digunakan bagi lalu lintas kendaraan dari arah Shinta  yang menuju ke Palem Semi/Lippo adalah sebagai berikut :

-Bagi kendaraan mobil penumpang dan sepeda motor diihimbau menggunakan jalan di kawasan Perumnas (Jalan beringin – Kavling Pemda). Bagi kendaraan sejenis  Bus dan Truk diarahkan melalui jalan MH, Thamrin selanjutnya via tol Jakarta - Merak;

4. Bagi lalu lintas kendaraan dari arah Palem semi ke Jalan/Jembatan Teuku Umar tidak ada perubahan.

“Selain pengaturan rekayasa lalu lintas dan pengalihan jalan, dihimbau pula kepada operator atau awak kendaraan truk kontainer yang berencana melintas di ruas Jalan Imam Bonjol dan Teuku Umar untuk dapat beroperasi pada jam-jam tidak sibuk ataupun pada malam hari,” jelas Saepul.

Selain itu juga, untuk Bus Kota/Transjabodetabek yang memiliki trayek Jakarta – Tangerang via Islamic/ Palem Semi untuk sementara waktu beroperasi dengan dua alternatif. Pertama, Dishub menghimbau bagi armada bus kota untuk tetap melayani penumpang sampai dengan Terminal Poris Plawad. BACA JUGA : Soal Jalan Rusak, Wakil Wali Kota Tangerang Berharap Warga Jurumudi Baru Bersabar

Namun apabila armada bus kota yang akan melayani penumpang hanya sampai kawasan Palem Semi sebagai alternatif kedua, maka bus tersebut wajib memasang papan informasi sesuai tujuan akhir. Hal tersebut dilakukan agar calon penumpang tetap terlayani dan tidak dirugikan dengan adanya rekayasa lalu lintas ini.

“Mudah-mudahan penutupan jalan dapat selesai sebelum satu bulan. Setelah itu alur akan kembali normal. Dan kami harap semua operator transportasi dapat mendukung dan bekerja sama dengan baik,” tutup Saepul.(RAZ)

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

KOTA TANGERANG
Pemkot Tangerang Bongkar Bangli di Sepanjang Saluran Irigasi Sipon

Pemkot Tangerang Bongkar Bangli di Sepanjang Saluran Irigasi Sipon

Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:07

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menertibkan sejumlah bangunan liar di sepanjang Saluran Irigasi Sipon, Kelurahan Buaran Indah, Kecamatan Tangerang, Kamis 15 Oktober 2026.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill