Pelatih Persita Puas Meski Tumbang 0-2 dari Persija
Sabtu, 31 Januari 2026 | 20:37
Persita Tangerang harus mengakui keunggulan tim tamu Persija Jakarta setelah kalah dengan skor 0-2 pada pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026.
TANGERANGNEWS.com - Team Elang Cisadane Polres Metro Tangerang Kota melakukan operasi premanisme di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Daan Mogot, dan TangCity Mall. Hasilnya, terdapat puluhan preman pun di amankan.
Hal itu dilakukan dalam rangka menjaga antisipasi kerawanan menjelang akhir tahun, tentu agar keamanan di Kota Tangerang selalu kondusif.
Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota, AKBP Deddy Supriyadi mengatakan, bahwa pihaknya telah mengamankan preman sebanyak 28 orang yang terdiri dari berbagai profesi.
BACA JUGA:
"Mereka terdiri dari pengamen, Debt Colector, tukang parkir liar, dan kejahatan konvensional lainnya berdasarkan informasi masyarakat," ungkap dia, Jumat (8/12/2017).
Menurutnya, para preman itu telah meresahkan aktivitas masyarakat Kota Tangerang, sehingga perlu di tindak lanjuti.
Mereka pun mudah ditemukan di beberapa titik wilayah yang ada di Kota Tangerang, yaitu di Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Daan Mogot, dan Kawasan TangCity Mall.
"Mereka diamankan di Lampu merah Tanah Tinggi, Lampu merah Islamik, Lampu merah Leo baru," ujar Deddy.
Setelah dilakukan penggeledahan badan, beberapa orang dibawa ke Mapolres Metro Tangerang Kota untuk dilakukan pendataan identitas, dan dilakukan sidik jari.
"Setelah selesai pembinaan selanjutnya mereka disilahkan pulang kembali," tutur Deddy.(DBI/RGI)
Persita Tangerang harus mengakui keunggulan tim tamu Persija Jakarta setelah kalah dengan skor 0-2 pada pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026.
TODAY TAGSinar Mas Land (SML) kembali memperkuat posisinya sebagai pengembang kota mandiri dengan meresmikan Stasiun Kereta Api Jatake di BSD City, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Selasa 28 Januari 2026, kemarin.
Kabar duka datang dari pesulap Marcel Radhival atau yang lebih dikenal publik sebagai Pesulap Merah. Istri tercintanya, Tika Mega Lestari, dikabarkan meninggal dunia pada Selasa, 27 Januari 2026, dini hari.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews