Connect With Us

Guru & Murid Deklarasikan Adiwiyata dengan Pakaian Adat di Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 18 Desember 2017 | 12:00

Ratusan ribu guru dan pelajar dari 13 UPT Pendidikan tingkat Kecamatan memakai pakaian batik dalam rangka mendeklarasikan program Sekolah Adiwiyata di lapangan Ahmad Yani, Kota Tangerang, Senin (18/12/2017). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Ratusan ribu guru dan pelajar dari 13 UPT Pendidikan Kecamatan lingkup Kota Tangerang berdeklarasi di Lapangan Ahmad Yani, Kota Tangerang, Senin (18/12/2017) pagi. Deklarasi ini merupakan dukungan para pelajar kepada Pemerintah kota Tangerang dalam program Sekolah Adiwiyata.

Pantauan di lokasi, pada kegiatan deklarasi ini para guru dan muridnya melakukan arak-arakan memutari Lapangan Ahmad Yani dengan menggunakan pakaian adat istiadat.

arief

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah juga turut hadir pada acara ini mengatakan, program sekolah Adiwiyata harus terus dicanangkan dan diterapkan demi membentuk sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan.

"Kita terus mensosialisasikan gerakan ekolah Adiwiyata, semoga terbangun komitmen bersama antara seluruh pelajar, pembina, pendidik, pengawas bagaimana membudayakan masyarakat untuk bergaya hidup berwawasan lingkungan," ujar dia.

Selain itu, lanjut Arief, program sekolah Adiwiyata juga merupakan bagian dari mengkampanyekan pola hidup bersih dan sehat kepada orang tua siswa.

"Kita berupaya mendorong peran orangtua membudayakan gaya hidup yang berwawasan lingkungan. Jadi kami terus mendorong masyarakat untuk berpartisipasi dalam rangka mewujudkan kota yang layak huni," kata dia.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Abduh Surahman mengatakan, deklarasi ini bertujuan untuk menancapkan semangat berperilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari. "Wujud hidup bersih mulainya harus ada semacam penancapan, jadi deklarasi ini ditancapkan, walaupun di Kota Tangerang ini sudah separuh lebih sekolah kita Adiwiyata, tapi ini tetap harus digelorakan," ujar dia.

BACA JUGA :

Abduh menambahkan, banyak sekolah yang sudah menyadari akan pentingnya menerapkan Adiwiyata di sekolah. "Misalkan saja tadi kita lihat peserta banyak yang menggunakan pakaian daur ulang, ini menyenangkan, dalam menancapkan mindset kebersihan itu berarti mereka sudah memiliki semangat itu," ujarnya.

Saat ini, Abduh sedang menunggu penilaian dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang untuk membuat seluruh sekolah di Kota Tangerang bersatu mencanangkan Adiwiyata. “Target kami akhir Desember semua sudah Adiwiyata, cuma tergantung nih DLH kapan akan nilai, kita nunggu mereka," papar dia.(RAZ/HRU)

BANTEN
Inspiratif, Pegawai Wanita PLN Ini Rela Tinggalkan Keluarga Demi Jaga Kelistrikan saat Lebaran 

Inspiratif, Pegawai Wanita PLN Ini Rela Tinggalkan Keluarga Demi Jaga Kelistrikan saat Lebaran 

Rabu, 2 April 2025 | 11:14

Di balik cahaya lampu yang menyala di rumah, masjid, dan jalanan saat Hari Raya, ada sosok yang rela meninggalkan kebersamaan dengan keluarga demi menjaga keandalan listrik.

NASIONAL
Tangani Banjir di Jakarta, Banten dan Jabar, Menko PMK Bentuk Timsus Mitigasi Bencana

Tangani Banjir di Jakarta, Banten dan Jabar, Menko PMK Bentuk Timsus Mitigasi Bencana

Jumat, 28 Maret 2025 | 22:34

Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) membentuk tim khusus (timsus) mitigasi bencana yang terdiri atas berbagai kementerian/lembaga untuk mitigasi bencana, utamanya banjir

AYO! TANGERANG CERDAS
Ini Mapel yang Diujikan dalam Tes Kompetensi Akademik Pengganti UN

Ini Mapel yang Diujikan dalam Tes Kompetensi Akademik Pengganti UN

Jumat, 7 Maret 2025 | 12:16

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah menetapkan daftar mata pelajaran yang akan diujikan dalam Tes Kompetensi Akademik (TKA), yang menjadi pengganti Ujian Nasional (UN) bagi peserta didik sekolah.

OPINI
Predator Anak di Balik Seragam Terhormat

Predator Anak di Balik Seragam Terhormat

Selasa, 18 Maret 2025 | 18:05

Lagi dan lagi pelecehan seksual terhadap anak terus saja terjadi. Berulangnya peristiwa ini menunjukkan bahwa masalah ini bukan sekadar kesalahan pada oknum, melainkan memang ada yang salah dari pengurusan negara ini.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill