Dituduh Pakai Motor Curian, Santri Diperas Debt Collector saat Hendak Ziarah di Cikupa
Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:11
Aksi premanisme berkedok penagih utang atau debt collector (DC) mata elang (matel) kembali memakan korban di Kabupaten Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-Peristiwa kebakaran terjadi di Jalan Kiansantang RT 01/01, Kelurahan Keroncong, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, Kamis (17/4/2019).
Insiden kebakaran yang terjadi pada siang hari itu meluluhlantakkan sebuah rumah kontrakan milik Parwati saat ditinggal penghuninya pulang kampung.

Kepala UPT Damkar Periuk BPBD Kota Tangerang, Sahrial menjelaskan ikhwal kebakaran tersebut.
Menurutnya, satu unit kontrakan ini mengalami korsleting listrik setelah ditinggal oleh penghuninya yakni Anggi.
Baca Juga :
"Penyebabnya korsleting bahwa peralatan rumah tangga yang ditinggal penghuni pulang kampung terbakar," ujarnya.
Sahrial mengatakan, peristiwa kebakaran ini tak berlangsung lama. Tiga unit damkar dengan 17 personel berhasil menjinakkan api dengan durasi waktu 20 menit sebelum menjalar ke tiga unit kontrakan lainnya.
"Jadi yang terbakar hanya satu unit kontrakan saja karena api sudah berhasil kami amankan," ungkapnya.
Sahrial menambahkan tiada korban jiwa maupun luka akibat insiden kebakaran tersebut. Namun, kerugian material ditaksir mencapai Rp 60 juta.
"Korban tidak ada, semua terkendali," tukasnya.(RMI/HRU)
Aksi premanisme berkedok penagih utang atau debt collector (DC) mata elang (matel) kembali memakan korban di Kabupaten Tangerang.
TODAY TAGKematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Baterai menjadi salah satu benda yang digunakan dalam berbagai aktivitas sehari-hari. Mulai dari remote, jam, mouse, senter hingga mainan, berbagai perangkat membutuhkan baterai agar dapat berfungsi.
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews