Connect With Us

Bekuk Pengedar, Polisi Amankan 8 Kilogram Ganja Kering Siap Edar

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 8 Juli 2019 | 17:32

| Dibaca : 1634

Kepolisian Resor Metro Tangerang Kota, berhasil mengamankan sekitar delapan kilogram ganja kering asal Lampung yang siap edar di Tangerang, Senin (8/7/2019). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Kepolisian Resor Metro Tangerang Kota mengamankan sekitar delapan kilogram ganja kering asal Lampung yang siap edar di Tangerang.

Polisi mencegah ganja siap edar dan pakai tersebut dari sejumlah tersangka. Pengungkapan kasus ini berawal ketika polisi mengendus transaksi ganja di kawasan Serpong, Kota Tangerang Selatan. Sehingga dari indikasi itu polisi memantau selama sepekan.

Kepala Kepolisian Resor Metro Tangerang Kota Komisaris Besar Polisi Abdul Karim mengatakan pada 30 Juni 2019 akhirnya ditangkap tersangka berinisial RD.

RD ditangkap setelah terciduk menyimpan ganja kering seberat 2,8 kilogram di kontrakannya, kawasan Ciseeng, Kabupaten Bogor.

BACA JUGA:

"Dari pengembangan ditangkap pula tersangka lainnya inisial AR di kawasan yang sama," jelas Karim dalam jumpa pers di Markas Kepolisian Resor Metro Tangerang Kota, Senin (8/7/2019).

Dari tangan AR, kata Abdul, diamankan barang bukti ganja kering seberat 5,2 kilogram yang disimpan dalam lima paket besar dan 11 paket kecil siap edar.

"Sehingga total barang bukti yang diamankan seberat delapan kilogram," sambung Karim.

Abdul bertutur peredaran barang terlarang ini dikendalikan pria berinisial AM asal Lampung yang kini statusnya masih buronan.

Kemudian Abdul menduga ganja kering itu didistribusikan menggunakan truk Fuso melalui jalur darat dengan tujuan disebarkan ke kawasan Tangerang dan Jakarta.

Abdul melanjutkan para tersangka akan menjual ganja senilai Rp2 juta perkilogramnya.

Meski begitu, kedua tersangka merupakan penghuni baru hotel prodeo lantaran belum pernah terciduk polisi sebelumnya.

RD dan AR pun kini diamankan untuk disangkakan melanggar pasal Pasal 114 ayat 2 Undang-undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

"Ancaman hukuman minimal enam tahun penjara atau maksimal 20 tahun penjara," papar Abdul.(MRI/RGI)

NASIONAL
Formula 3T & 3M, Sinergi dalam Kecepatan Respon, serta Kepatuhan Masyarakat Menjadi Strategi Kunci Penanganan Lonjakan Kasus Covid-19

Formula 3T & 3M, Sinergi dalam Kecepatan Respon, serta Kepatuhan Masyarakat Menjadi Strategi Kunci Penanganan Lonjakan Kasus Covid-19

Rabu, 4 Agustus 2021 | 11:04

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah bersama TNI dan Polri terus memonitor perkembangan situasi di setiap daerah secara rutin dan merespon cepat dinamika yang terjadi di lapangan

TEKNO
Perhatikan 3 Hal Ini Sebelum Beli Smartphone 5G

Perhatikan 3 Hal Ini Sebelum Beli Smartphone 5G

Kamis, 1 Juli 2021 | 14:32

TANGERANGNEWS.com-Smartphone yang mendukung teknologi jaringan 5G kian digandrungi saat ini. Terutama sejak beberapa operator selular tanah air melakukan uji coba dan sosialisasi terhadap pengadaan jaringan

TOKOH
Sukses Majukan JNE, Feriadi Soeprapto Dinobatkan Best CEO Award 2021

Sukses Majukan JNE, Feriadi Soeprapto Dinobatkan Best CEO Award 2021

Kamis, 5 Agustus 2021 | 11:34

TANGERANGNEWS.com-Kerja keras Mohamad Feriadi Soeprapto dalam memajukan JNE berbuah manis. Ia dinobatkan sebagai Indonesia Best CEO Awards “Employee’s Choice oleh The Iconomics

MANCANEGARA
Lagi Berhubungan Intim, Gadis 15 Tahun Tiba-tiba tewas

Lagi Berhubungan Intim, Gadis 15 Tahun Tiba-tiba tewas

Rabu, 4 Agustus 2021 | 11:03

TANGERANGNEWS.com-Gabrielly Dickson, gadis remaja berusia 15 tahun di Brazil tewas saat sedang berhubungan seks dengan seorang pria 26 tahun. Wanita asal Sao Paulo ini, ketika itu melakukan hubungan intim

"Jangan tertipu oleh orang yang membaca Al Quran. Tapi lihatlah kepada mereka orang yang perilakunya senantiasa sesuai dengan Al Quran"

Umar bin Khattab