Connect With Us

Napi Gandir di Lapas Tangerang Disebut Karena Stres

Achmad Irfan Fauzi | Sabtu, 17 Agustus 2019 | 12:36

Kepala Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang Jumadi. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com—Kepala Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang Jumadi menyebut Sukarta, 60, narapidana yang tewas setelah gantung diri dipicu karena stres.

"Selama ini memang beberapa kali melanggar aturan. Jadi, ada gangguan emosional," ujarnya saat ditemui di Lapas Kelas IIA Tangerang, Jalan LP Pemuda, Kota Tangerang, Sabtu (17/8/2019).

Sukarta merupakan napi yang terjerat kasus pembunuhan dan masih menjalani hukuman penjara 7 tahun. Ia tewas setelah gantung diri di sel isolasi pada Jumat (16/8/2019).

Jumadi mengatakan, Sukarta ditempatkan ke dalam sel isolasi karena melanggar beberapa aturan di Lapas Pemuda Tangerang. Aturan yang dilanggar, kata Jumadi, seperti terlibat pertengkaran dengan napi lainnya.

Baca Juga :

"Yang bersangkutan sudah kami bawa ke pondok pesantren sini (Lapas) karena terkadang orang salat digangguin, orang makan digangguin, ditendang makanannya dan terakhir itu mukul temannya sendiri," ungkapnya.

Jumadi mengaku, pihaknya cukup kewalahan menangani perilaku Sukarta sehingga harus ditempatkan dalam sel isolasi.

Menurut Jumadi, tekanan psikologis lainnya yang membuat Sukarta tewas setelah gantung diri menggunakan sarung yang diikatkan pada leher dan pintu sel juga karena tidak diperhatikan keluarganya.

"Sudah setahun menjalani masa tahanan tidak pernah dibesuk sama sekali sama keluarga. Kalau tidak salah, anaknya itu yang perempuan baru sekali saja besuk dan mungkin itu yang buat stres," katanya.(RMI/HRU)

KAB. TANGERANG
Amud Dorong Kolaborasi Atasi Sampah Liar di Kabupaten Tangerang

Amud Dorong Kolaborasi Atasi Sampah Liar di Kabupaten Tangerang

Minggu, 4 Oktober 2026 | 14:27

Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Muhammad Amud mendorong pemerintah daerah memperkuat kolaborasi dengan masyarakat dan sektor swasta untuk mengatasi persoalan sampah dan menjaga kebersihan lingkungan.

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

TANGSEL
Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3 Jadi Alasan Mukroni Lepas Jabatan Kadispora Tangsel

Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3 Jadi Alasan Mukroni Lepas Jabatan Kadispora Tangsel

Jumat, 2 Oktober 2026 | 21:59

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memberikan klarifikasi resmi terkait langkah Mukroni yang memilih melepaskan jabatannya sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill