Connect With Us

Revisi SOP, Ambulans di Kota Tangerang Bisa Antar Jenazah

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 26 Agustus 2019 | 15:06

| Dibaca : 4814

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Liza Puspadewi. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kesehatan telah merevisi standar operasional prosedur (SOP) pelayanan ambulans. 

Hal ini sebagai tindak lanjut atas peristiwa yang dialami Supriyadi yang membopong jenazah keponakannya karena ditolak menggunakan ambulans di Puskesmas Cikokol.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Liza Puspadewi mengatakan mulai hari ini ambulans gratis milik Pemkot Tangerang bisa mengantar jenazah dalam kondisi kegawatdaruratan.

BACA JUGA:

"Kami sudah revisi dan sudah berlaku. Jadi, hari ini kami langsung sosialisasikan ke seluruh Puskesmas di Kota Tangerang," ujarnya dalam jumpa pers di kantornya, Senin (26/8/2019).

Liza menuturkan, peristiwa yang dialami Supriyadi karena tidak mendapatkan pelayanan antar jenazah ke rumah duka menjadi pelajaran bagi Pemerintah Kota Tangerang untuk menerapkan pelayanan kesehatan secara paripurna.

"Dengan kejadian ini, banyak pembelajaran yang kami dapatkan dan akan kami tindaklanjuti," katanya.

Kabid Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Tangerang Sudarto menjelaskan, SOP pelayanan ambulans di Kota Tangerang diubah.

"Yang kita ubah, sebelumnya kita sudah punya SOP tata laksana penggunaan layanan ambulans 119," katanya.

Rujukan aturan standarisasi ambulans mengacu Keputusan Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial Republik Indonesia No 143/2001.

Dalam peraturan tersebut, memang standarisasi ambulans hanya diperuntukkan bagi pemindahan pasien bernyawa, bukan jenazah.

Namun begitu, aturan teknis pemakaian ambulans kebijakannya diserahkan ke penyelenggara dalam hal ini pihak pemerintah daerah.

Sudarto mengatakan dalam revisi SOP, pihaknya menambah satu poin klausul yang memperbolehkan ambulans mengantar jenazah dalam kondisi kegawatdaruratan.

"Kami membuat revisi SOP-nya dan memfasilitasi penggunaan ambulans 119 bila terjadi musibah. Hal-hal yang memungkinkan masyarakat tidak mendapat mobil jenazah, kami ubah sehingga fasilitas tersebut bisa dipergunakan oleh masyarakat Kota Tangerang," pungkasnya.(RAZ/RGI)

TANGSEL
2 Terluka Akibat Saling Bacok di Alam Sutera, Keduanya Saling Lapor Polisi

2 Terluka Akibat Saling Bacok di Alam Sutera, Keduanya Saling Lapor Polisi

Jumat, 23 Juli 2021 | 20:32

TANGERANGNEWS.com-Insiden keributan hingga menimbulkan aksi saling bacok yang terjadi di Kawasan Bunderan Alam Sutera, Serpong Utara, Tangerang Selatan, Kamis, 22 Juli 2021 kemarin, mengakibatkan dua orang terluka

BANTEN
dr Tirta Sindir IG Dinkes Banten Isinya Foto Kepala Daerah Semua, Gubernur: Dia Enggak Ada Kerjaan

dr Tirta Sindir IG Dinkes Banten Isinya Foto Kepala Daerah Semua, Gubernur: Dia Enggak Ada Kerjaan

Sabtu, 17 Juli 2021 | 09:00

Dokter Tirta Mandira Hudhi menyindir akun Instagram Dinas Kesehatan Provinsi Banten yang isinya foto kepala daerah semua.

NASIONAL
Ini 5 Daftar Bansos Selama PPKM, Jangan Sampai Tidak Kebagian

Ini 5 Daftar Bansos Selama PPKM, Jangan Sampai Tidak Kebagian

Jumat, 23 Juli 2021 | 10:26

TANGERANGNEWS.com-Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat Jawa-bali yang berlaku selama lonjakan COVId-19 terjadi, sangat berdampak pada ekonomi masyarakat terutama menengah kebawah

"Jangan tertipu oleh orang yang membaca Al Quran. Tapi lihatlah kepada mereka orang yang perilakunya senantiasa sesuai dengan Al Quran"

Umar bin Khattab