Connect With Us

Hipnotis Modus Numpang Salat Marak di Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 23 September 2019 | 16:39

Ilustrasi Hipnotis (Istimewa / TangerangNews)

 

TANGERANGNEWS.com-Aksi penipuan dilakukan dengan cara menghipnotis bermodus menumpang salat dikabarkan marak terjadi di Tangerang. Sejumlah orang telah menjadi korbannya. Para korban merugi uang dan emas.

Menurut Tuti, warga Cipondoh, Kota Tangerang, ibundanya yang tinggal di kawasan Poris Plawad menjadi korban penipuan dengan modus menumpang salat.

"Ya, ibu saya kena tipu. Modusnya, ya, begitu," ujarnya kepada TangerangNews, Senin (23/9/2019).

Ia mengatakan, ibundanya mengalami kerugian puluhan gram emas dan jutaan uang setelah ditipu oleh seorang perempuan.

"Emas seberat 60 gram sama uang Rp2 juta raib," katanya.

Bahkan, kata dia, sejumlah orang yang tinggal di wilayah Poris Plawad pun telah menjadi korban akibat penipuan serupa.

"Ada dua orang juga sama kena tipu hipnotis," ucapnya.

Baca Juga :

Sementara itu, Virna Lizy warga Kosambi juga menyampaikan bahwa sejumlah warga di wilayahnya menjadi korban penipuan dengan modus serupa.

"Sudah ada tiga orang yang tertipu. Ruginya emas dan uang," katanya.

Virna mengungkapkan, pelaku adalah perempuan dengan modus bertamu ke rumah warga.

Kemudian, pelaku berasalan ingin menumpang salat di rumah korban. Lalu, pelaku menghipnotis korban.

"Jadi dia masuk ke rumah. Numpang salat. Salatnya cuma mau di kamar. Terus ketika sudah pergi, warga baru sadar kalau barang-barang berharganya hilang," paparnya.

Virna juga berpesan kepada masyarakat lainnya untuk berhati-hati menerima tamu agar tidak menjadi korban penipuan seperti yang dialami warga Kosambi.

"Semoga masyarakat berhati-hati. Kalau ada ibu-ibu bertamu terus numpang salat hati-hati," pungkasnya.

Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota AKBP Dicky Ario menuturkan bahwa para korban yang mengalami penipuan di wilayah hukumnya harap melapor ke Polres Metro Tangerang Kota.

"Korban-korbannya silahkan bikin LP (laporan polisi) ke polres," tuturnya.(RMI/HRU)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

TANGSEL
Amankan 18 CCTV dan Tabung Gas 50 Kg, Polisi Selidiki Unsur Kesengajaan Ledakan di Pasar Cimanggis

Amankan 18 CCTV dan Tabung Gas 50 Kg, Polisi Selidiki Unsur Kesengajaan Ledakan di Pasar Cimanggis

Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:13

Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya bersama Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri terus bergerak cepat mengusut tuntas insiden ledakan maut di Komplek Ruko Pasar Cimanggis, Kecamatan Ciputat

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill