Pria di Kosambi Diciduk Polisi Jual 1.346 Butir Tramadol dan Eximer
Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:36
Polisi mengamankan seorang pria berinisial CF, 25, yang diduga menjual obat keras daftar G di kawasan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.
TANGERANGNEWS.com—Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk terjadi di Jalan Daan Mogot, Batuceper, Kota Tangerang, Rabu (25/9/2019).
Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 15.00 WIB itu mengakibatkan seorang ibu dan seorang anak tewas di lokasi kejadian.
Menurut warga Batuceper, Robert, peristiwa berawal saat truk bermuatan kerangka besi bangunan itu mengalami oleng ketika melintas di Jalan Daan Mogot tepat di jembatan Batuceper.

"Mobil truknya oleng, menanjak ke trotoar sebelah kiri," ujarnya kepada TangerangNews.

Robert menuturkan, akibat oleng, muatan kerangka besi bangunan yang diangkut truk bernopol B-9189-EZ terjatuh dan meniban sejumlah kendaraan yang turut melintas.
"Muatan besinya mengenai mobil dan meniban motor," katanya.
Baca Juga :
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan itu mengakibat seorang ibu dan seorang anak meninggal di lokasi kejadian. Sementara sejumlah korban lainnya mengalami luka-luka.

"Yang saya tahu korbannya lima. Tiga laki dewasa, satu ibu dan satu anak kecil," ungkapnya.
Para korban luka telah dibawa ke rumah sakit terdekat. Sedangkan korban meninggal dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang.
Hingga kini, para petugas gabungan dari kepolisian, BPBD dan Dishub tengah mengevakuasi kerangka besi-besi proyek bangunan dan motor yang tertiban.(RMI/HRU)
Polisi mengamankan seorang pria berinisial CF, 25, yang diduga menjual obat keras daftar G di kawasan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.
TODAY TAGSetelah hampir dua dekade bertumbuh di industri ritel Indonesia, PT Star Maju Sentosa secara resmi memperkenalkan Joysparks Group sebagai identitas korporat baru yang menaungi seluruh portofolio bisnis perusahaan.
PT PLN (Persero) menargetkan peningkatan kapasitas terpasang energi panas bumi atau geotermal nasional dari 2,8 gigawatt (GW) saat ini menjadi 7,9 GW pada 2033.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews