Google Tolak Blokir Akun Anak di Bawah 16 Tahun, Ini Alasannya
Rabu, 1 April 2026 | 14:23
Google menolak pemblokiran akun anak di bawah usia 16 tahun secara menyeluruh sebagaimana aturan yang tercantum dalam PP Tunas.
TANGERANGNEWS.com—Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk terjadi di Jalan Daan Mogot, Batuceper, Kota Tangerang, Rabu (25/9/2019).
Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 15.00 WIB itu mengakibatkan seorang ibu dan seorang anak tewas di lokasi kejadian.
Menurut warga Batuceper, Robert, peristiwa berawal saat truk bermuatan kerangka besi bangunan itu mengalami oleng ketika melintas di Jalan Daan Mogot tepat di jembatan Batuceper.

"Mobil truknya oleng, menanjak ke trotoar sebelah kiri," ujarnya kepada TangerangNews.

Robert menuturkan, akibat oleng, muatan kerangka besi bangunan yang diangkut truk bernopol B-9189-EZ terjatuh dan meniban sejumlah kendaraan yang turut melintas.
"Muatan besinya mengenai mobil dan meniban motor," katanya.
Baca Juga :
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan itu mengakibat seorang ibu dan seorang anak meninggal di lokasi kejadian. Sementara sejumlah korban lainnya mengalami luka-luka.

"Yang saya tahu korbannya lima. Tiga laki dewasa, satu ibu dan satu anak kecil," ungkapnya.
Para korban luka telah dibawa ke rumah sakit terdekat. Sedangkan korban meninggal dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang.
Hingga kini, para petugas gabungan dari kepolisian, BPBD dan Dishub tengah mengevakuasi kerangka besi-besi proyek bangunan dan motor yang tertiban.(RMI/HRU)
Google menolak pemblokiran akun anak di bawah usia 16 tahun secara menyeluruh sebagaimana aturan yang tercantum dalam PP Tunas.
TODAY TAGBaru-baru ini, di sebuah ruang sidang di Kabupaten Karo, akal sehat kolektif kita baru saja dieksekusi tanpa ampun. Seorang Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan wajah serius—dan mungkin tanpa beban dosa—menggugat sebuah realitas ekonomi modern
Pemerintah memastikan rencana kegiatan belajar mengajar secara online atau daring bagi siswa sekolah yang sempat diwacanakan mulai April 2026 resmi dibatalkan.
Meningkatnya suhu udara saat musim kemarau membuat tubuh lebih cepat kehilangan cairan akibat produksi keringat yang meningkat.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews