Connect With Us

Meresahkan, Arena Billiard di Karawaci Disegel

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 31 Oktober 2019 | 18:21

Satpol PP Kota Tangerang menyegel Target Biliard di City Mal, Karawaci, Kota Tangerang, Kamis (31/10/2019). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com—Pemerintah Kota Tangerang melalui Satpol PP menyegel Target Biliard di City Mal, Karawaci, Kota Tangerang, Kamis (31/10/2019).

Penyegelan dilakukan karena keberadaan arena hiburan tersebut meresahkan masyarakat lantaran disinyalir sebagai sarang maksiat.

Kabid Penegakan Produk Hukum Daerah Satpol PP Kota Tangerang, Kaonang mengatakan, operasional Target Billiard melanggar Perda No 17/2011 tentang Perizinan Tertentu. 

“Pada intinya, kami menyegel kapan pun asalkan sesuai prosedur dan perintah. Kami tidak secuilpun punya niatan menunda-nunda penyegelan. Maka, ketika perintah itu datang, langsung kami lakukan penindakan,” tegasnya.

Kabid Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang, Deni Kuntjoro menuturkan, pihaknya yang merekomendasikan penyegelan arena biliar itu.

BACA JUGA:

Menurutnya, selain dinilai meresahkan masyarakat, Target Biliard dipastikan belum perizinan yang lengkap.

"Tahapan prosedur mulai dari pemanggilan pertama hingga ketiga telah kami layangkan kepada pengelola. Namun pada kenyataannya, pengelola ternyata tidak dapat menunjukkan izin resmi," ungkapnya.

Ia menyebut, perizinan yang dikantongi pengelola Target Biliard saat ini hanya sebatas Online Single Submission (OSS) di tingkat pusat dan belum melakukan aktivasi di tingkat kota.

"Kami sudah mengecek ke DPMPTSP, ternyata belum ada progres. Mereka kami larang untuk melakukan aktivitas usahanya sebelum diterbitkannya izin," paparnya.

Tokoh masyarakat setempat, H,M Hasan mengapresiasi penyegelan lokasi yang seringkali membuat keonaran dan berpotensi menggangu kenyamanan masyarakat.

"Kita tentunya berterima kasih dengan respon cepat pemerintah dalam menindak biliard itu," ucapnya.

Walau begitu, ia mengaku akan terus mengawal kebijakan penyegelan tersebut agar dikemudian hari tidak terjadi praktik menyimpang antara aparatur pemerintah dengan pengelola.

"Kalau ada permainan, kami yang menutup paksa tempat maksiat itu," pungkasnya.(MRI/RGI)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANTEN
Datangi Keluarga 2 Jurnalis Hilang di Tangerang, Gubernur Banten Kenang Obrolan 3 Jam Bersama Korban

Datangi Keluarga 2 Jurnalis Hilang di Tangerang, Gubernur Banten Kenang Obrolan 3 Jam Bersama Korban

Jumat, 25 September 2026 | 21:44

Gubernur Banten Andra Soni memberikan santunan sekaligus dukungan moril secara langsung kepada keluarga dua jurnalis yang hilang dalam perjalanan menuju Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda, Jumat 25 September 2026.

PROPERTI
Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Kamis, 10 September 2026 | 14:58

Paramount Land kembali menambah pilihan area komersial dengan menghadirkan Grand Boulevard Aniva ‘The Ultimate Grande Concept’, kawasan terbaru di Aniva @ Paramount Gading Serpong yang menawarkan lebih dari 10 fitur istimewa.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill