Connect With Us

DPRD Tangerang Libatkan Kampus Jadi Tim Pakar

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 14 November 2019 | 15:36

Ketua DPRD Kota Tangerang, Gatot Wibowo bersama Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang, Turidi Susanto. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com—DPRD Kota Tangerang mengusulkan keterlibatan akademisi menjadi tim pakar di lembaga legislatif tersebut. Nantinya, tim pakar yang akan mendukung kinerja para wakil rakyat itu berasal dari lima kampus di Kota Tangerang.

Ketua DPRD Kota Tangerang Gatot Wibowo mengatakan, usulan tim pakar yang berasal dari kalangan akademisi telah disampaikan kepada sekretariat DPRD (Setwan).

"Sudah disampaikan, agar melibatkan kampus di DPRD, secara kebijakan ada di Setwan untuk merumuskan mekanisme dan lainnya," ujar Gatot di gedung DPRD Kota Tangerang, Kamis (14/11/2019).

BACA JUGA:

Tim pakar akan bekerja memberikan masukan-masukan kepada DPRD melalui komisi-komisi yang tersedia. Tim pakar pun disesuaikan dengan bidang kerja komisi.

"Misalkan UNIS keunggulannya di pemerintahan maka akan masuk di komisi 1," paparnya.

Lima Kampus yang akan terlibat dalam tim pakar di antaranya, Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT), Universitas Islam Syekh Yusuf (UNIS), Universitas Raharja, Stisnu dan STISIP Yuppentek.(MRI/RGI)

TOKOH
Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Rabu, 3 Desember 2025 | 18:21

Kabar duka datang dari dunia hiburan Tanah Air. Aktor senior Epy Kusnandar meninggal dunia pada Rabu, 3 Desember 2025.Informasi tersebut pertama kali dibagikan melalui unggahan akun Instagram istrinya, Karina Ranau.

BANDARA
Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Jumat, 16 Januari 2026 | 22:13

Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

OPINI
Miras dan Prostitusi Sumber Malapetaka, Bukan Sumber Pendapatan Asli Daerah

Miras dan Prostitusi Sumber Malapetaka, Bukan Sumber Pendapatan Asli Daerah

Senin, 19 Januari 2026 | 15:43

Demi meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah), Pemerintah Kota melalui DPRD nya melakukan rencana untuk melegalisasi miras dan prostitusi dengan rencana akan merevisi undang-undang tentang larangan miras dan prostitusi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill