Telkomsel Tebar Voucher Jutaan Rupiah hingga Nobar Seru di Serang
Selasa, 20 Januari 2026 | 20:43
Mengawali tahun 2026 dengan penuh apresiasi, Telkomsel Regional Jakarta Banten kembali memperkuat ikatan dengan para pelanggan setianya.
TANGERANGNEWS.com—Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata membentuk tim khusus (timsus) untuk mengantisipasi dan menangani pohon-pohon yang tumbang.
Seperti diketahui, belakangan Kota Tangerang diguyur hujan deras disertai angin cukup kencan yang berimbas pada tumbangnya sejumlah pohon.
Pohon yang tumbang diketahui terjadi di kawasan Kantor BPJS Cikokol, SMPN 1 Tangerang, SMPN 16 Tangerang, Gerendeng Pulo, hingga Taman Kelinci.
BACA JUGA:
Meski tidak ada korban luka maupun jiwa, namun pohon tersebut menimpa sejumlah kendaraan yang sedang terparkir.
Kabid Pertamanan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang, Hendri Pratama mengatakan, pihaknya telah membentuk tim siaga pohon tumbang.

Menurutnya, tim akan memonitor pohon-pohon tumbang dan rentan tumbang di seluruh Kota Tangerang.
"Kita sudah bentuk tiga tim yang on call 24 jam," ujarnya kepada TangerangNews, Jumat (15/11/2019).
Ia menuturkan, pohon tumbang di Kota Tangerang disebabkan kondisi usianya yang sudah tua yang mayoritas berjenis trembesi.
"Sebab kalau sudah tua kena angin kencang suka sempal,” tuturnya.

Ia menyebut, persiapan untuk mengantisipasi pohon tumbang dilakukan sejak memasuki September 2019 dengan melakukan pendataan dan pemotongan pohon rawan tumbang.
"Sudah dari September kita perantingan di jalur-jalur rawan dan pohon yang sudah berumur," ungkapnya.
Ia pun mengimbau kepada warga untuk menghindari berlindung atau memarkirkan kendaraan di bawah pohon trembesi saat hujan.
"Kami berharap warga juga aktif untuk melakukan antisipasi dengan menghindari pohon saat berteduh," pungkasnya.(MRI/RGI)
Mengawali tahun 2026 dengan penuh apresiasi, Telkomsel Regional Jakarta Banten kembali memperkuat ikatan dengan para pelanggan setianya.
TODAY TAGDinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang mencatat ada sebanyak 29,5 hektare area persawahan di daerahnya yang gagal panen akibat terendam banjir.
Kawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews