Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com—Alvin Mangarahon tewas meskipun sempat menjalani perawatan medis di RSUD Kabupaten Tangerang.
Pria berusia 24 tahun asal Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang itu meninggal akibat ditabrak pikap.
"Korban meninggal dunia dalam perawatan di rumah sakit," jelas Kasat Lantas Polres Metro Tangerang Kota AKBP Agung Pitoyo, Rabu (20/11/2019).
Agung menjelaskan, korban yang menunggangi sepeda motor jenis Honda Verza bernopol B-3095-PEP terlibat kecelakaan di lampu merah TMP Taruna, Jalan Daan Mogot, Kota Tangerang pukul 09.30 WIB.
Saat itu, korban melintas di Jalan Daan Mogot arah Kota Tangerang menuju Jakarta. Namun sesampainya di lampu merah TMP Taruna, korban dihantam pikap bernopol B-9853-NAL yang dikendarai Biduan Simanjuntak.
Baca Juga :
"Pikap menerobos lampu pengatur lalu lintas yang berwarna merah. Lalu menabrak sepeda motor korban," jelasnya.
Menurutnya, kecelakaan tak dapat dihindarkan ketika pikap menerobos lampu merah persimpangan tersebut. Sebab, sepeda motor yang dikendarai Alvin melaju saat kondisi lampu merah berwarna hijau.
Akibat kecelakaan itu, Alvin mengalami luka-luka. Ia sempat dilarikan ke RSUD Kabupaten Tangerang. Namun, saat menjalani perawatan korban meninggal dunia. Sepeda motor Alvin rusak berat. Begitu juga dengan pikap.(RMI/HRU)
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGAksi nekat warga negara Korea Selatan (Korsel) berinisial JJ, 25, berujung jeruji besi. Ia diringkus setelah kedapatan menyelundupkan satwa liar endemik Indonesia yang disembunyikan di dalam kopernya, di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta)
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews